Masih ada saja orang yang (kurang) cerdas

Pagi ini, saya mendapatkan SMS dari sebuah nomor 081700629xx yang isinya sebagai berikut :

Permohonan ibu St.Hardiyanti R (mbak Tutut) atas nm semua anak cucu mantn presiden Suharto mohon pengampunan beliau pd masa2 yg lalu sebarkan ke 100 tman dan pulsa anda bertmbh 100000 scr otomatis sdh trbukti!! Cepat hny berlaku hari ini (s/d pukul 23)

Saya kok gak habis pikir yach, kok ya masih ada aja orang yang berpikiran seperti itu. Maunya hidup itu enak tanpa kerja tapi dapat duit. Jadi hanya bermodal kirim SMS terus dapet pulsa. Wah…wah….sekali lagi aku ndak bisa mikir, kok masih ada di jaman modern dan jaman informasi yang serba cepat seperti ini ada orang yang “kurang” cerdas seperti itu.

Kalau isi SMS itu berupa joke semisal :

……sebarkan ke 10 orang, maka pulsa anda akan otomatis berkurang 3000 🙂

itu baru namanya “cerdas” dan benar :D  Atau jangan-jangan yang mencoba memanfaatkan “kebodohan” orang awam tsb adalah pihak2x tertentu yang diuntungkan apabila SMS hoak tsb menyebar dengan jumlah besar, karena memang harga SMS lumayan mahal brow…:-)  (he…he…saya gak nyebutin secara tegas “pihak2x” tsb lho ya..ntar di somasi khan repot :D)

Udah ah…..semoga masyarakat kita semakin pintar dan cerdas, biar tidak dibodohin lagi ama orang lain.




Mailing List Masyarakat Indonesia Peduli TORCH

TORCH (Toksoplasma,Rubella,CMV, HSV) adalah salah satu penyakit yang sangat berbahaya bagi manusia. Dia bisa membunuh janin dalam kandungan, dia bisa merusak syaraf fungsi otak bayi yang baru lahir, bahkan dia sanggup melumpuhkan manusia dewasa.

Maka, bagi anda yang mempunyai pengalaman tentang virus-virus ini, Toksoplasma, Rubella, CMV dan HSV, baik anda penderita langsung ataupun anda termasuk orang tua dari anak yang terkena dampak ganasnyavirus tersebut, mari kita berbagi dan sharing pengalaman di sini.
Sebuah penderitaan akan sangat terasa berat apabila kita rasakan sendiri, tetapi seberapapun berat sebuah penderitaan, akan terasa ringan apabila kita rasakan bersama.
Dengan berbagi, Insya Allah semua penderitaan akan menjadi ringan daningat bahwa kita adalah orang-orang “terpilih“, karena belum tentu orang lain mampu menerima cobaan yang telah digariskan oleh NYA.

Silahkan bergabung di
torch_care@yahoogroups.com




HP CDMA Nexian NX800, ponsel murah & (belum tentu) hemat

nx-800.jpgTrend CDMA yang menawarkan tarif jauh lebih murah dibanding GSM membuat saya ikut-ikutan untuk menggunakan CDMA demi menghemat biaya komunikasi kami.

Setelah cari informasi kesana kemari dengan bantuan pak Google dan kebetulan saat jalan-jalan di Mal Ambasador ketemu promo dari sebuah vendor telephone CDMA bermerk Nexian, akhirnya awal Desember 2007 silam saya putuskan untuk membeli sebuah ponsel CDMA merk Nexian NX800 seharga 385.000,- sudah termasuk sebuah nomor Flexi Jakarta.

Memang, dengan ponsel harga semurah itu tidak banyak yang diharapkan (dan memang saya tidak mengharapkan banyak 🙂 ). Kebutuhan pokok saya hanyalah untuk komunikasi suara via CDMA yang saya harapkan dapat mereduce tagihan tiap bulan GSM saya.Secara umum, feature yang ditawarkan adalah :

  • CDMA 2000 1x – 800 Mhz
  • Kartu RUIM
  • Monochrome & backgound color
  • 10 Nada Dering Midi Poliphonic
  • Buku telpon
  • Speed dialing
  • Kalender. kalkulator, alarm
  • Kunci navigasi 4 arah
  • Bahasa Indonesia dan Inggris

Sehingga wajar, saya tidak mengharapkan feature yang aneh-aneh dari ponsel murah tsb, asal bisa untuk telpon dan SMS saja bagi saya sudah cukup.

Secara umum, ponsel tersebut cukup sesuai dengan feature yang ditulis tetapi ada beberapa kekurangan yang cukup serius :

  • microphone yang kurang kuat, sehingga teman bicara kita kadang kesulitan mendengarkan suara kita karena didengarkan olehnya terlalu kecil. Sehingga kalau begitu, saya ngomongnya agak dikencengin dan mic-nya dideketin dengan mulut. (hal yang tidak pernah saya lakukan pada phone yang lain, kecuali HT 😀 ).
  • Penulisan SMS yang sulit, yaitu kesulitan memindahkan huruf dalam penulisan SMS.
  • Tidak ada koneksi dengan komputer, sehingga kita tidak bisa “memindahkan” phone book yang ada di ponsel lain. (satu-satunya cara hanyalah dengan mengcopy dulu phonebook yang ada ke kartu/sim chard, baru kemudian bisa kita pindahkan ke Nexian)

Sepertinya, sementara “hanya’ 3 point itu aja yang cukup serius yang pernah saya alami selama saya menggunakan Nexian NX800.

Namun yang tak kalah “mengenaskan” adalah pengalaman saya pada hari ke-4 pemakaian, dimana charger ponsel tiba-tiba mati total. Dan setalah saya baca di klausul garansi, memang untuk benda yang satu itu (charger) tidak ada jaminan garansi sehingga memaksa saya untuk membeli charger baru.

Dan yang paling “apes” ternyata, tidak semua toko menjual charger untuk Nexian tersebut, hanya dealer Nexia saja yang kebetulan berada di lantai 4 ITC Kuningan dengan harga yang lumayan tinggi, 50 ribu rupiah 🙁.

Ternyata, di counter Nexian tersebut tidak saya saja yang mengalami nasib serupa. Ada 3 orang yang mempunyai kasus yang persis sama dengan saya tetapi untuk type ponsel yang lain, walaupun masih sama-sama Nexian.

Sehingga, total jendral saya tidak membeli ponsel tersebut seharga 385.000,- tetapi menjadi 435.000,- termasuk harga charger yang mesti beli baru (50.000).

Akhirnya, kesimpulan yang saya dapatkan adalah :

  • hati-hati dengan barang murah, karena harga tidak dapat menipu. Semakin mahal suatu barang, tentunya kualitas yang dihasilkan akan semakin baik. Demikian sebaliknya, semakin murah suatu barang (dengan asumsi mempunya “spec” yang sama dengan yang mahal) akan semakin banyak kualitas yang “dikorbankan”.
  • Lebih baik membeli barang yang “sedikit” lebih mahal asal dari vendor yang sudah terkenal dan terpercaya menghasilkan barang yang berkualitas bagus.



“Sense” MP4 Player (murah yang “tidak” meriah)

se-213.jpgAwal Oktober 2007 yang lalu, saya membeli sebuah Digital MP4 Player merk Sense type 213 dengan pertimbangan harga yang murah. Menurut rencana MP4 player ini hanya digunakan untuk menemani Fasya dan Azka dalam mendengarkan lagu format MP3, daripada setiap memainkan lagu-lagu MP3 selalu menggunakan komputer sehingga menjadi tidak praktis.

Dengan harga 300 ribu saat itu ditambah sebuah speaker aktif merk Creative seharga 140 ribu, jadilah Fasya dan Azka mendengarkan lagu-lagu format MP3 di dalam kamar dengan cukup simple.

Kualitas yang dihasilkan cukup lumayan dalam artian cukup enak terdengar oleh telinga walaupun mungkin kalah jauh kalau dibandingkan dengan IPOD (dengan harga yang tentu saja jauh berbeda 🙂 ).

Berikut ini feature yang ditulis oleh pihak vendornya:

  • Support MP3, WMA, WAV audio format
  • Internal Speaker
  • Support MP3, WMA & WAV playback
  • Support AMV video
  • Stereo FM radio
  • 7 Music equalizer
  • Digital Voice recording
  • Games
  • Image file viewer, Text viewer
  • 3.7V Li-ion battery
  • Capacity 512MB – 4GB

Satu minggu pemakaian, masalah mulai muncul yaitu charger yang tiba-tiba mati, dan menurut pihak toko yang saya hubungi, charger tidak termasuk garansi. Hmm…akhirnya, saya hanya bisa melakukan charge bateray dengan mencolokkan device tersebut kepada komputer.

Satu bulan kemudian, masalah lain terjadi yaitu susah sekali untuk berpindah menu, dan akhirnya saya menggunakan rumus “gambling”. Kadang-kadang nyampe ke manu yang saya maksud, kadang-kadang “loncat” kepada menu lain yang tidak diinginkan.

Akhirnya puncak masalah timbul awal Januari 2008 ini atau tepatnya 3 bulan setelah pembelian, dimana tiba-tiba MP4 Player tersebut mengalami hang dan tidak bisa di charge, padahal selama 3 bulan tersebut pemakaian tidak secara terus menerus. Kadang dalam 1 minggu tidak pernah dinyalakan sama sekali dan yang paling sering paling tiap hari yang itupun hanya pada waktu siang hari untuk beberapa jam untuk menina-bobokan Azka.

Saat ini, saya belum membawa ke toko tempat pembelian dimana mereka memberikan garansi 1 tahun. Saya belum tahu apakah kerusakan ini bisa diperbaiki atau tidak.

Jadi kesimpulan yang dapat saya peroleh adalah :

  • hindari membeli produk murah yang belum mempunyai reputasi (belum terkenal)
  • lebih baik membeli produk dengan harga lebih tinggi sedikit asal mempunyai kualitas yang tidak diragukan
  • pembelian produk murah dengan alasan harga, akhirnya tidak mendapatkan penghematan uang karena produk tersebut tidak awet. Kalaupun dicover oleh garansi, paling tidak kita rugi akan waktu yang terbuang.
  • So….ini agak “rasial”, HINDARI produk CHINA 😀