Sesuai anjuran dr. HDP, Azka harus mengkomsumsi Valcyte selama 1.5 bulan. Namun karena efek sampingnya lumayan serius, beliau mengharuskan control tiap seminggu sekali dengan membawa hasil test darah.

Valcyte adalah generic dari Valganciclovir HCL. Seperti saya kutip dari www.medicastore.com , Valcyte mempunyai efek samping : Kandidiasis oral, sepsis, selulitis, UTI, neutropenia, anemia, trombositopenia, leucopenia, pancytopenia. Reaksi anafilaksis, nafsu makan menurun, anoreksia. Depresi, cemas, bingung. Pusing, insomnia. Diare, mual, muntah, sakit perut, dyspepsia, susah buang air besar.

Mengingat begitu banyaknya efek samping yang bisa ditimbulkan, maka wajar dr. HDP mengharuskan cek darah 1 minggu sekali untuk memantau perkembangannya.

Minggu pertama mengkomsumsi Valcyte, semua indikasi darah Azka normal. Namun pada minggu kedua, Hemoglobin (Hb) nya menurun menjadi 9.6 (normalnya menurut data dari Prodia adalah antara 10-11).

Kemudia minggu-minggu berikutnya menurun sedikit demi sedikit, dan puncaknya di minggu terakhir Hb-nya mencapai 8.6. Hal ini membuat kami cukup khawatir. Saat itu kami belum tahu, kenapa Hb-nya turun drastis. Apalagi, dr, HDP menyarankan untuk melakukan Hb analysis karena ditakutkan ada Talasemia. Dan untuk sementara, dr.HDP memberikan “Ferris” untuk membantu mengangkat Hb Azka.

Mendengar kata “Talasemia”, kami sempat shock. Betapa tidak, kalau memang seseorang divonis terkena Talasemia mayor maka dia akan melakukan transfusi darah selama hidupnya !!! Karena talasemia adalah gagalnya pembentukan sel darah merah (Hb) karena faktor genetik yang diturunkan dari kedua orang tuanya.

Belum yakin dengan pendapat dr.HDP, akhirnya kami menemui dr.IDH untuk minta second opinion. Namun, dr, IDP tidak kalah membuat kami cemas, yaitu dengan membuat surat referensi untuk konsultasi ke dokter ahli darah (hematology).

Tetapi kami tidak menerima begitu saja. Kami coba untuk bertahan dulu, sampai Azka menyelesaikan teraphy minum Valcyte. Setelah selesai, baru kami akan test darahnya kembali kemudian akan menemui dokter hematology.

Benar saja, begitu Azka menyelesaikan teraphy Valcyte, 1 minggu kemudian kami lakukan test darah, dan hasilnya menunjukkan Hb di angka 9.7.

Setelah kami bertemu dengan dr.IDH, beliau kembali menyimpulkan bahwa karena mengkonsumsi Valcyte menjadikan Hb turun.

Alhamdulilah, akhirnya kami bisa menghilangkan rasa cemas yang selalu menghantui. Bahwa Hb yang rendah tadi tidak disebabkan oleh talasemia, namun karena efek samping dari Valcyte.

NAMA

 

VALCYTE

 

GENERIK

 

Valganciclovir HCl

 

INDIKASI

 

induksi dan perawatan radang retina cytomegalovirus (CMV) pada pasien dengan AIDS dan mencegah penyakit CMV bagi mereka yang menerima transplant organ padat dari donor yang positif CMV

 

KONTRA INDIKASI

 

Hipersensitifitas terhadap valganciclovir, ganciclovir

EFEK SAMPING

 

Kandidiasis oral, sepsis, selulitis, UTI, neutropenia, anemia, trombositopenia, leukopenia, pancytopenia. Reaksi anafilaksis, nafsu makan menurun,anoreksia. Depresi, cemas, bingung,. Pusing, insomnia. Diare, mual, muntah, sakit perut, dispepsia, susah buang air besar.

 

KEMASAN

 

Tablet salut 450 mg x 60 butir

 

DOSIS

 

Untuk radang retina CMV: Induksi: 900 mg 2 kali sehari selama 21 hari. Perawatan: 900 mg sehari sekali. Bagi mereka yang radang retinanya makin parah dapat mengulangi induksi. Pencegahan penyakit CMV pada transplant organ padat:900 mg sekali sehari dalam 10 hari transplantasi sampai 100 hari setelah transplantasi. Gagal ginjal:sesuaikan dosis berdasarkan bersihan kreatinin (CLcr). Pasien hemodialisis dengan CLcr <10 mL/min:gunakan IV ganciclovir.

 

PABRIK

 

Roche

image_pdf
Please follow and like us:
error0