Menindaklanjuti kunjungan kami ke Bendung Katulampa 3 hari yang lalu, kemaren Kamis 04 Januari 2007 kami (masih tetap dengan pak Nugi/JZ 09 NUG ditambah dengan ketua Lokal Jatinegara pak Didi/JZ 09 EQL) berangkat bersama jajaran pengurus Wilayah Jakarta Timur yang dipimpin langsung oleh Captain Pilot Budi/JZ 09 GBS, menuju Bendung Katulampa.

Dengan 2 buah mobil yang membawa 10 personel, kita berangkat dari Jakarta pukul 16.30 melewati Tol Jagorawi yang agak crowdit karena bersamaan dengan jam pulang kantor. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1.5 jam, sampailah kita ke Bendung Katulampa saat adzan Magrib bergema.
Kami disambut jajaran Pengurus Wilayah Kota Bogor yang sudah menunggu lama. Dari sudut yang agak jauh, pak Daeng/JZ 10 HMI mengabadikan kedatangan kami dengan handycam. (baru pertama kali itu saya bertemu dan bersalaman dengan pak Haji, walaupun telah beberapa kali 10-25 via frekwensi maupun milist/email).

Setelah beberapa dari kami sholat Magrib berjamaah, kita membuka diskusi ditemani dengan hangatnya kopi serta beberapa makanan kecil. Diskusi diawali oleh pak Budi/JZ 09 GBS dengan menyampaikan rasa terima kasih atas nama RAPI Wilayah Jakarta Timur dan masyarakat Jakarta Timur, kepada jajaran Wilayah Kota Bogor terutama operator Bendung Katulampa, pak Andi Sudirman/JZ 10 GBV atas kerjasama yang dilakukan antara RAPI Wilayah Kota Bogor dengan pihak Bendung Katulampa dalam penyampaian laporan ketinggian air di Bendung Katulampa yang dipancarkan secara berkala pada frekwensi Repeater Bogor I (143.550 MHz). Informasi ketinggian air di Bendung Katulampa ini menjadi salah satu parameter untuk early warning system bagi masyarakat Jakarta Timur, terutama yang rawan bencana banjir
Diskusi dilanjutkan dengan sejarah pembentukan Stasiun Zulu di Bendung Katulampa dengan nama JZ 10 ZGK oleh Ketua DPW Wilayah Kota Bogor, Bapak Kelana Putera/JZ 10 GGG. Dilanjutkan oleh bapak Andi Sudirman/JZ 10 GBV yang menjelaskan tentang informasi status ketinggian air di Bendung Katulampa.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan sumbangan 1 unit Genset dan 1 buah lampu strobo/spot light kepada operator Bendung Katulampa, bapak Andi Sudirman oleh Ketua RAPI Wilayah Jakarta Timur, Bapak Budi/JZ 09 GBS atas nama RAPI Wilayah Jakarta Timur dan masyarakat Jakarta Timur pada umumnya.

Dari hasil diskusi tersebut ada beberapa point yang dapat disimpulkan diantaranya :

  1. Kerjasama ini sangatlah membantu masyarakat Jakarta Timur khususnya yang daerahnya rawan banjir, sebagai early warning system sehingga dapat meminimalkan dampak dari bencana banjir.
  2. Segera dibentuknya stasiun zulu di daerah-daerah yang rawan banjir di Jakarta Timur oleh lokal masing-masing yang difasilitasi oleh RAPI Wilayah Jakarta Timur, untuk memudahkan penyampaian informasi ke/dari masyarakat yang tergenang banjir. Selain itu, stasiun zulu ini yang nantinya menerima informasi dari stasiun zulu di Bendung Katulampa/ JZ 10 ZGK yang kemudian disampaikan kepada masyarkat.
  3. Langkah yang telah di tempuh Wilayah Jakarta Timur, hendaknya diikuti oleh Wilayah lain yang daerahnya termasuk rawan banjir. (Bekasi, Tangerang, dll).

Tak terasa hampir 2 jam lebih kita berdiskusi, dan tepat pukul 21.00 kita berpamitan untuk kembali ke Jakarta. Tidak lupa, sebelum berpisah kita foto bersama dengan temen-temen yang hadir.

image_pdf
Please follow and like us:
error0