Tujuh puluh dua pasukan Husain dikepung empat ribu tentara Ibn Ziyad di bawah komando Syimr ibn Dzil Jun. Setiap satu sahabat Husain harus menghadapi 50-60 tentara musuh sekaligus. Sebelum peperangan dimulai, tentara musuh menghalangi rombongan Husain. Geriba (tempat air) yang sebelumnya telah dipenuhi dengan air oleh saudara seayahnya, Al Abbas ibn Ali, sebelum blokade menjadi ketat, telah kering (karena penghalangan ini).
Dalam pertempuran yang tak seimbang itu, cucu Rasulullah tersebut tersungkur terkena sabetan pedang dan mencoba bangkit kembali dengan tubuh penuh luka dan darah. Dia tak pernah gentar melawan musuh-musuhnya yang membabi-buta. Imam Husain terus membela pasukannya dengan mengorbankan dirinya, maju sendiri ke medan laga. Akhirnya, setelah melewati masa pertumpahan darah yang sangat panjang, dia pun jatuh dan terbunuh di tangan Syimr ibn Dzil Jun, seorang panglima durjana yang sangat berambisi untuk membunuhnya.
Itulah sekelumit kisah dalam buku “Tentara Langit di Karbalaâ€, sebuah buku yang mengulas tragedi memilukan dalam sejarah Islam.
Disebutkan, bagaimana seorang cucu Rasulullah yang rela mengorbankan nyawanya demi untuk persatuan ummat. Digambarkan pula, bagaimana sebuah kekuasan dapat membutakan nurani manusia sehingga tidak bisa membedakan, mana yang benar dan yang salah, serta kekuasaan mampu menghilangkan rasa cinta dan hormat di hati, bahkan kepada keturunan Rasulullah SAW sekalipun.
General, Review
Setelah beberapa bulan terakhir ini ramai diperbincangkan di berbagai mailing list, akhirnya minggu lalu saya mendapatkan juga buku “Bahagiakan Diri dengan Satu Istri†via sebuah toko buku online www.bukukita.com (karena ternyata di Gramedia, saat itu stock-nya habis).
Menarik sekali mencermati tulisan-tulisan dari pak Cahyadi Takariawan ini tentang poligami. Penulis tidak membahas dari segi hukum syariahnya karena memang hukum syariahnya sudah jelas, tetapi mencoba melihat dari sisi masyarakat Indonesia pada umumnya, walaupun kadang terlihat beliau agak sedikit subyektif dalam menempatkan diri pada pertentangan yang ada.
Penulis menyajikan beberapa fakta, betapa poligami merupakan praktek yang sulit sekali untuk diterapkan di lingkungan kita. Beliau juga membeberkan beberapa hal yang kerap kali dijadikan alasan oleh seorang suami untuk melakukan poligami namun sejatinya itu hanyalah tindakan “pembenaran†yang dipaksakan dengan berlindung dibawah “sunnah nabiâ€. Read more…
General, Review
Beberapa hari terakhir ini ada diskusi menarik di milist indonesian-citizens-band@yahoogroups.com dan rapi@yahoogroups.com tentang radio lama vs radio baru.
Yang menjadi obyek diskusi kebetulan sebuah transceiver merk Kenwood type TR-9130 keluaran tahun 1982 –sebuah radio legendaris yang banyak orang mengingkannya, versus radio baru merk Kenwood type TM-271 keluaran tahun 2003.
Berikut spesifikasi umum dari kedua radio tersebut, tentu saja ini tidak menggambarkan keseluruhan feature yang ada.
Read more…
Amatir Radio, Review
Recent Comments