Archive

Archive for the ‘Health’ Category

Mailing List Masyarakat Indonesia Peduli TORCH

January 22nd, 2008

TORCH (Toksoplasma,Rubella,CMV, HSV) adalah salah satu penyakit yang sangat berbahaya bagi manusia. Dia bisa membunuh janin dalam kandungan, dia bisa merusak syaraf fungsi otak bayi yang baru lahir, bahkan dia sanggup melumpuhkan manusia dewasa.

Maka, bagi anda yang mempunyai pengalaman tentang virus-virus ini, Toksoplasma, Rubella, CMV dan HSV, baik anda penderita langsung ataupun anda termasuk orang tua dari anak yang terkena dampak ganasnyavirus tersebut, mari kita berbagi dan sharing pengalaman di sini.
Sebuah penderitaan akan sangat terasa berat apabila kita rasakan sendiri, tetapi seberapapun berat sebuah penderitaan, akan terasa ringan apabila kita rasakan bersama.
Dengan berbagi, Insya Allah semua penderitaan akan menjadi ringan daningat bahwa kita adalah orang-orang “terpilih“, karena belum tentu orang lain mampu menerima cobaan yang telah digariskan oleh NYA.

Silahkan bergabung di
torch_care@yahoogroups.com

General, Health , , , ,

1 tahun umur Azka

November 2nd, 2007

Bulan ini, Azka sudah berumur 1 tahun. Sudah banyak perkembangan yang dicapainya. Walaupun memang, apabila dibandingkan dengan anak seusia dia, Azka mengalami keterlambatan. Saat ini, dia sedang belajar duduk sendiri. Apabila di duduk-kan dengan tangan menumpu pada lantai, dia bisa duduk untuk beberapa saat. Tetapi apabila tangannya yang digunakan untuk menumpu bergeser, dia belum kuat duduk tanpa tangan untuk menyangga. Sedangkan untuk meraih barang-barang yang agak jauh, Azka mengguling-gulingkan tubuhnya sehingga sampai di tempat barang yang ingin dicapainya. Read more…

Health

Valcyte, sebabkan Anemia.

July 25th, 2007

Sesuai anjuran dr. HDP, Azka harus mengkomsumsi Valcyte selama 1.5 bulan. Namun karena efek sampingnya lumayan serius, beliau mengharuskan control tiap seminggu sekali dengan membawa hasil test darah.

Valcyte adalah generic dari Valganciclovir HCL. Seperti saya kutip dari www.medicastore.com , Valcyte mempunyai efek samping : Kandidiasis oral, sepsis, selulitis, UTI, neutropenia, anemia, trombositopenia, leucopenia, pancytopenia. Reaksi anafilaksis, nafsu makan menurun, anoreksia. Depresi, cemas, bingung. Pusing, insomnia. Diare, mual, muntah, sakit perut, dyspepsia, susah buang air besar.

Mengingat begitu banyaknya efek samping yang bisa ditimbulkan, maka wajar dr. HDP mengharuskan cek darah 1 minggu sekali untuk memantau perkembangannya. Read more…

Health

Hanya batuk dan Pilek aja yang dicover asuransi kesehatan

July 12th, 2007

Minggu kemaren, saya mendapatkan ilustrasi dari seorang agent sebuah
asuransi kesehatan yang mempunyai sistem MLM.

Setelah saya cermati, kayaknya si pihak asuransi ini hanya ingin mengcover penyakit batuk pilek aja :-).

Lalu mana ada, batuk pilek yang harus menjalani rawat inap ?
Read more…

Health

Pemeriksaan Laboratorium Infeksi TORCH pada Kehamilan

June 27th, 2007

IDRAWATI K. M. DAN HADIWIDJAJA D.B. Staf Ahli Patologi Klinik RSSA/UNIBRAW Malang ________________________________________

Pendahuluan

Angka kematian bayi (AKB) di Indonesia sangat tinggi, bahkan paling tinggi di antara empat negara anggota ASEAN lainnya. Hal tersebut terjadi karena empat penyebab utamanya, yaitu tetanus (19,3%), gangguan perinatal (18,4%), diare (15,6%), dan infeksi saluran napas akut/ISPA (14,4%) masih belum dapat diatasi dengan baik. Kelahiran bayi dengan kelainan kongenital (KK) menduduki urutan ketujuh (4,2%) dari penyebab kematian bayi di Indonesia setelah campak (7,5%) dan kelainan saraf (5,6%). Dengan demikian, apabila penyebab kematian utama di atas dapat diatasi, bukan hal mustahil bila kelainan kongenital akan meningkat peringkatnya sebagai faktor penyebab tingginya angka kematian bayi1.

Menurut laporan Hidayat, angka kejadian bayi lahir dengan KK, khususnya di Malang, ternyata paling tinggi (12,3 per 1000 kelahiran) dibandingkan dengan di pusat penelitian lain seperti Yogyakarta (10,03), Surabaya (7,4), Jakarta (3,8), dan Palembang (1,4 per 1000 kelahiran)1.

Dua puluh tahun yang lalu, perhatian ditujukan pada sekumpulan penginfeksi yang dapat menyebabkan bayi lahir dengan kelainan kongenital, yaitu Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes simplek yang disingkat TORCH. Kemudian, arti TORCH diperluas dengan mengartikan huruf O sebagai “Other diseases” seperti syphilis, infeksi streptococcus group B, listeriosis, dll. Semua infeksi ini mempunyai beberapa persamaan, yaitu pada infeksi maternal biasanya asimptomatik dan berlalu tanpa diketahui. Tapi, akibatnya pada janin bervariasi mulai, dari tanpa gejala sampai gejala yang berat atau bahkan menyebabkan kematian, atau ditemui anak yang bertahan hidup dengan gejala-gejala yang terkait dengan otak, paru-paru, mata, dan telinga2,3. Read more…

Health

Mahluk itu bernama CMV

June 26th, 2007

Anak usia 3 bulan, harusnya sudah bisa melakukan hal-hal seperti : bermain dengan kedua tangannya, menegakkan kepala kalau diangkat dan tengkurap. Sudah 3.5 bulan usia Azka saat itu, namun Azka belum bisa melakukan hal-hal tersebut.

Melihat ada keanehan dalam diri Azka, kami konsultasikan hal tersebut kepada DSA kami. Oleh beliau, kemudian disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter syaraf anak, dr.HDP yang berpraktek di sebuah klinik tumbuh kembang di kawasan Kelapa Gading.

Saat pertama datang, dr. HDP menyarankan Azka untuk dilakukan fisio therapy  dahulu selama 1 bulan dengan dirujuk ke dr.LHW di RSCM.

Jadilah, hari-hari Azka dihiasi dengan bolak-balik ke RSCM seminggu 2 kali untuk melakukan fisio theraphy.

Read more…

Health

Apakah TORCH itu ?

May 31st, 2007

TORCH adalah istilah yang mengacu kepada infeksi yang disebabkan oleh sejumlah virus (Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus (CMV) dan Herpes simplex virus II (HSV-II) dalam wanita hamil. Infeksi TORCH bersama dengan paparan radiasi dan obat-obatan teratogenik dapat mengakibatkan kerusakan pada embrio.

Diagnosis dilakukan dengan tes ELISA. Ditemukan bahwa antibodi IgM menunjukkan hasil positif 40 (10.52%) untuk toksoplasma, 102 (26.8%) untuk Rubella, 32 (8.42%) untuk CMV dan 14 (3.6%) untuk HSV-II. Antibodi IgG menunjukkan hasil positif 160 (42.10%) untuk Toxoplasma, 233 (61.3%) untuk Rubella, 346 (91.05%) untuk CMV dan 145 (33.58%) untuk HSV-II. Read more…

Health