Pernahkah kita mendengar orang bicara atau saat kita ngobrol, kalimat-kalimat seperti ini:

Secara gw lagi makan..
Secara baju gw merah..
Secara sptnya konsumsi akan dari tempatku…
Secara di sana juga ada tempat pakir luas …..

Pada awal mendengarnya, saya kira paling orang salah tulis atau saya yang salah denger, tapi tak tahunya kok sering banget saya membaca atau mendengar hal tersebut.
Kemudian, coba-coba cari sana-sini tentang informasi “secara” tersebut, ketemulah ini :

Kata “secara” dalam tata bahasa Indonesia yang baku ada 4 definisi, seperti yang tertulis di Kamus Besar Bahasa Indonesia, yaitu:

1. Berarti “sebagai” atau “selaku” misalnya: “Hendaknya kamu bertindak secara laki-laki.”
2. Berarti “menurut” dalam hal ini berhubungan dengan adat dan kebiasaan, misalnya: “Perkawinan Togar akan dilaksanakan secara adat di Medan.”
3. Berarti “dengan cara”, misalnya: “Kasus pembunuhan itu akan diselesaikan secara hukum.”
4. Berarti “dengan”, misalnya: “Tema itu diuraikan secara ringkas oleh Pak Tedy.”

Akhirnya jelas bukan? tiap kali mendengar orang bicara atau membaca email dengan “memperkosa” kata “secara”, panas banget neh kuping. Apakah mereka gak pernah dapet pelajaran bahasa Indonesia di SD, SMP dan SMA-nya ?
Kasihan anak-anak kita yang saat ini baru belajar bahasa, lalu mendapatkan kenyataan berupa penggunaan kata yang tidak tepat yang mengakibatkan bahasa Indonesia akan punah di kemudian hari.
Akhirnya, marilah hentikan penggunaan kata “secara” yang tidak pada tempatnya. Mari kita lestarikan bahasa Indonesia dengan cara menggunakannya dengan baik dan benar.

2,731 total views, 1 views today