Bulan ini, Azka sudah berumur 1 tahun. Sudah banyak perkembangan yang dicapainya. Walaupun memang, apabila dibandingkan dengan anak seusia dia, Azka mengalami keterlambatan. Saat ini, dia sedang belajar duduk sendiri. Apabila di duduk-kan dengan tangan menumpu pada lantai, dia bisa duduk untuk beberapa saat. Tetapi apabila tangannya yang digunakan untuk menumpu bergeser, dia belum kuat duduk tanpa tangan untuk menyangga. Sedangkan untuk meraih barang-barang yang agak jauh, Azka mengguling-gulingkan tubuhnya sehingga sampai di tempat barang yang ingin dicapainya.

Sekarang, dia sedang belajar memahami perintah orang lain. Seperti apabila “mbaknya” bilang “pusiiinggg” sambil pegang kepala, Azka kadang-kadang ikut pegang kepala. Alhamdulilah, sebuah kemajuan yang sangat pesat bagi seorang anak “special edition” seperti Azka, dimana sebuah virus CMV telah merusak sebagian fungsi otaknya.

Azka masih rajin mengikuti fisio teraphy di Unit Rehabilitas Medis, RSCM seminggu 2 kali (terima kasih kepada dr. Luh atas konsultasi yang diberikan, serta terima kasih kepada ibu Pipin yang setia melakukan teraphyst kepada Azka dengan sabar). Pengaruh dari fisio teraphy inilah yang menyebabkan perkembangan psiko-motorik Azka dapat berkembang dengan pesat.

Sudah sejak 2 bulan lalu, disamping terus melakukan konsultasi kepada dokter syaraf (terima kasih kepada dr. Hardiono Pusponegoro, Klinik Anakku – Kelapa Gading, atas konsultasi yang diberikan), Azka juga mengikuti terapi pengobatan herbal dari Prof.H. Juanda (Bogor). Azka tiap pagi minum ramuan herbal tsb 50ml. Menurut H.Juanda pengobatan mesti dilakukan minimal 3 bulan berturut-turut.

Sampai saat ini, kami belum melakukan test darah kepada Azka untuk mengetahui kadar CMV IgG dan IgM yang ada di tubuhnya, sekaligus membuktikan “keampuhan” ramuan herbal dari H. Juanda ini. Mungkin minggu depan akan kami lakukan test, dan hasilnya semoga segera bisa saya sharing.

Sejak saya menuliskan blog tentang kondisi Azka yang terkena CMV, saya telah menerima beberpa email maupun komentar dari para netter yang kebetulan mempunyai anak yang mempunyai kasus sama dengan Azka. Ada juga netter yang menjadi “korban” dari keganasan CMV ini.

Terima kasih saya ucapkan kepada anda semua yang telah sudi melakukan sharing kepada kami, sehingga penderitaan yang sama-sama kita alami, akan kelihatan tidak memberatkan, karena kita seolah-olah saling menanggu rasa itu.

Sekali lagi ungkapan haru dan tulus kami sampaikan, karena dengan sharing, sebuah penderitaan yang berat akan terasa ringan.

Hari ini, saya mendapatkan email dari seorang ibu di Jogjakarta yang putranya terkena CMV, beliau mengajak saya untuk membuat sebuah mailing list bagi orang tua yang mempunyai anak “special edition” seperti Azka. Sebuah ajakan yang sangat bagus tentunya, dan semoga mailing list tsb dapat segera terwujud, agar para orang tua dari anak “special edition” dan penderita TORCH pada umumnya dapat saling sharing sehingga nantinya dapat memberikan dukungan moral yang mampu membangkitkan sikap optimis di antara kita.

1,484 total views, 3 views today