Beberapa hari terakhir ini ada diskusi menarik di milist indonesian-citizens-band@yahoogroups.com dan rapi@yahoogroups.com tentang radio lama vs radio baru.

Yang menjadi obyek diskusi kebetulan sebuah transceiver merk Kenwood type TR-9130 keluaran tahun 1982, sebuah radio legendaris yang banyak orang mengingkannya, versus radio baru merk Kenwood type TM-271 keluaran tahun 2003.

Berikut spesifikasi umum dari kedua radio tersebut, tentu saja ini tidak menggambarkan keseluruhan feature yang ada.


Type

Amateur VHF transceiver

Amateur VHF transceiver

Frequency range

144-146 MHz

· TX: 144 – 148 MHz

· RX: 136 – 174

Mode

FM/SSB/CW

FM

RF Power output

· Hi: 25 W

· Lo: 5 W

· Hi: 60 W

· Lo: 25 W

Dimensions (W*H*D)

170 x 68 x 241 mm

160x43x137 mm

Weight

2.4 kg

1.2 kg

Manufactured

1982-19xx

2003-200x

Memory

6 channel

· 200 memory channels, plus one call channel

· 6 alphanumeric characters offers 100 memory channels

Duplex

+/- 600 khz

flexible/free

Price (Indonesia)

1.5 jt – 2 jt (second)

1.4 jt (baru)

Ada beberapa teman berpendapat bahwa TR-9130 mempunyai kelebihan receiver yang sangat bagus dan tidak bisa dibandingkan dengan receiver pada radio baru. Dan memang, pada kenyataannya pada radio-radio lama cenderung mempunyai receiver yang “bagus” dimana mereka mampu menangkap pancaran yang lemah tetapi di sisi lain mampu membatasi “pancaran liar” yang ada (splatter). Hal tersebut pantas saja dimiliki oleh radio-radio type lama, mengingat mereka mempunyai blok rangkaian receiver yang sangat besar.

Kelebihan tersebut secara fakta memang tidak dimiliki oleh radio type baru, semacam TM-271. Pada beberapa kasus pancaran lawan bicara yang sangat kecil, dimana radio baru sulit untuk menerima tetapi masih bisa diterima (walaupun dengan susah payah) oleh radio lama sekelas TR-9130. Akan tetapi, hal-hal tersebut dapat dibenahi dengan pemilihan antenna yang baik dan tepat.

Adapun bentuk blok receiver yang cenderung lebih besar pada TR-9130 dibanding dengan TM-271, menurut analisa kami hanyalah karena pada saat itu (disaat TR-9130 keluar) belum ditemukan rangkaian IC sehingga dapat menghemat beberapa komponen transistor ataupun semikonduktor yang ada, walhasil pada era 1980-an karena masih menggunakan transistor, otomatis akan memakan tempat yang besar (walaupun penggunaan IC memungkinkan beberapa faktor seperti frekwensi kerja akan terkoreksi).

Ada satu hal yang menarik yang dimiliki oleh TR-9130, dimana radio tersebut walaupun hanya mempunyai RF power sebesar 25 watt tetapi dapat di “adjust” menjadi keluar 150 watt. Dan inilah salah satu faktor kenapa radio tersebut sampai saat ini masih diburu para amatir radio.

Sebetulnya masih ada sebuah feature yang mempunyai nilai lebih yang dipunyai oleh TR-9130, yaitu “all mode”. Dengan “all mode” ini, TR-9130 tidak hanya mempunyai kesempatan untuk bekerja di mode FM saja, tetapi dapat juga untuk mode SSW dan CW. Namun hal ini justru menjadi tidak berguna, karena seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini kita tidak menemukan orang berkomunikasi pada band VHF dengan mode SSW apalagi CW.

Diluar kelebihan-kelebihan yang ada pada radio lama TR-9130 tentu saja ada banyak kelemahan yang bersifat fungsional yang memungkinkan pengguna radio tersebut menjadi garuk-garuk kepala karena gemes. Salah satunya adalah keterbatasan memory yang ada. TR-9130 hanya memiliki 6 chanel memory yang tentu saja di jaman sekarang ini dimana kita mempunyai banyak frekwensi singgah yang kita kunjungi, akan sangat repot untuk dapat memasukkan mereka ke dalam memory TR-9130.

Keterbatasan yang lain adalah fungsi duplex yang dimiliki TR-9130, yang hanya memiliki 600 khz duplex +/-. Tentu saja, saat ini dimana masing-masing pihak mempunyai kebebasan mendirikan repeater tanpa menganut konvensi bersama, dimana frekwensi duplex haruslah +/- 600 khz, sehingga apabila kita ingin bergabung dengan repeater dengan duplex diluar konvensi bersama tersebut dan kita ingin menyimpannya ke dalam memory sangatlah tidak memungkinkan. Satu-satunya cara adalah tidak dengan memasukkan frekwensi repeater tersebut ke dalam memory, tetapi pada session VFO. Hal ini mengandung kelemahan yaitu apabila radio dalam keadaan mati dan tidak mendapatkan catudaya listrik, maka setting tersebut akan reset kembali dan kita mesti setting ulang setiap menyalakan radio. Hal-hal yang menjadi kelemahan dari TR-9130 telah dikoreksi oleh produk-produk yang lebih baru. Dan untuk kelas VHF transceiver dari Kenwood tentu saja TM-271 adalah produk terakhir mereka.

Keterbatasan memory, fungsi duplex serta RF power yang tidak lagi “kecil” yaitu sebesar 60watt akan menjadi faktor yang menarik yang ada pada radio ini disamping feature-featur canggih lain yang tidak mungkin ada pada radio lama seperti fungsi digital.

Untuk kualitas audio, walaupun tidak “se-empuk” milik TR-9130, radio VHF milik Kenwood keluaran tahun 2003 ini masih unggul dibandingkan radio merk lain yang sekelas — dan memang sepertinya menjadi keunggulan tersendiri dari produk-produk Kenwood dalam hal kualitas audionya.

Sedangkan untuk modulasi, jelas TM-271 jauh lebih bagus dibandingkan dengan TR-9130. Dimana pada radio-radio lama, kualitas modulasi biasanya “ala kadarnya”, tanpa sentuhan mic processor, sehingga cenderung “keluar sama seperti suara orang yang ngomong”. Pada TM-271 memiliki modulasi yang lebih “enak di dengar”, sehingga mungkin belum dibutuhkannya mic compressor tambahan yang biasa menjadi “barang wajib” bagi pemilik radio lama untuk meningkatkan kualitas modulasinya. (namun dalam beberapa kasus, tetap saja para amatir radio melengkapi unit tambahan berupa mic compressor untuk lebih memantabkan kualitas modulasi dari TM-271).

Dalam hal RF Power, TM-271 mempunyai 65 watt pada HIGH, dan langsung 25 Watt pada LOW. Saya tidak tahu, apakah para engineer Kenwood “lupa” memberikan tingkatan “MIDDLE” pada RF Power, sehingga harusnya (harus menurut saya :) ), HIGH=60Watt, MIDDLE=25Watt dan LOW=10Watt. Jadi apabila kita masih tetep bisa main “santai” dengan power yang kecil. Tetapi, untuk masalah RF power ini, tidak jadi alasan untuk mencomparasi antara TR-9130 dengan TM-271, karena pada TR-9130 RF Power dapat di adjust (baca di “paksa”) menjadi keluar 150Watt — walaupun mesti keluar duit lagi untuk proses ini.

Melihat kisaran harga yang ada, sebuah TR-9130 saat artikel ini kami tulis (Agustus 2007) pasaran di Jakarta mempunyai range antara 1.5 juta – 2 juta rupiah dengan kondisi second (karena TR-9130 sudah discontinued tentu saja J ), tergantung kondisi.

Sedangkan untuk TM-271 kondisi baru, harga saat ini di Glodok adalah berkisar 1.4 jt (pada kisaran USD = 9000-an rupiah).

Mengapa sebuah radio lama TR-9130 mempunyai harga sedemikian fantastis apabila diukur dengan kemampuan yang dimiliki?

Kalau anda beranggapan bahwa sebuah tindakan yang rugi untuk membeli sebuah radio tua dengan beberapa keterbatasan, maka sesungguhnya anda belum mencapai kedudukan untuk itu, dan ini sama dengan saya :-) .

Karena yang rela mengeluarkan uang sebanyak itu untuk mendapatkan sebuah radio tua, hanyalah para hobies amatir dan kolektor. Mereka tidak membeli fungsi tetapi ingin mendapatkan kepuasan batin seorang kolektor.

Trackback

77 comments untill now

  1. Gigih FW @ 2007-12-09 14:52

    Saya ada TR9130,kondisi masih bagus.Power output kisaran 30 Watt.Terpasang di mobil dengan tambahan Mirage 1016, total output di atas 100 W.Saya tertarik untuk menaikkannya menjadi 150 W, sehingga bisa tanpa booster tambahan.Bagaimana caranya dan di mana saya bisa memperoleh komponen2 tambahannya.
    Terimakasih atas semuanya.

  2. totok budi @ 2007-12-12 00:17

    mohon informasi untuk ajust tr9130 supaya dapat transmit menjadi 150W,komponen apa saja yang diperlukan? saya juga punya rangkaian pll / unit display yang trouble, dimana bisa memperbaikinya? terimakasih. salam.

  3. agungudik @ 2007-12-12 09:04

    Om Gigih FW dan Om Totok Budi, terima kasih sebelumnya.
    Mengenai adjusment TR9130, mohon maaf saya belum pernah melakukan. He…he…bukan apa2x, saya sudah tidak punya waktu lagi pegang-pegang solder :-).
    Biasanya tuh, utk proses adjusment dsb, saya serahin kepada temen yang memang profesi-nya begitu. (he..he…karena sekarang profesi saya tukang bikin program, jadi daripada “mengganggu” waktu saya, meding saya serahkan saja ke orang yang memang ahlinya :-).
    MEstinya sih gampang yach, adjusment power tsb. Cuman karena ya itu itu, saya “sungkan” utk bertanya pada temen saya tadi, apa yg mesti di adjust (ntar saya disangkain mo nyaingin profesinya :D ).
    So….anda cari tahu temen2x breaker di lokasi deket anda saja deh, gak mahal kok, soalnya gak ada komponent mahal yang diganti. Lha wong namanya juga “adjusment” :-)
    OK Om-om sekalian, sorry gak bisa ngebantu banyak :-)
    (lain lagi kalo anda nanya tentang script program, ntar saya jawab tuntas he..he..he..)

  4. heri-kober @ 2007-12-16 21:47

    Saya termasuk breaker angkatan 86an. Dan kenal banget sama TR9130 yang legendaris. Tapi saya jd heran kalau ‘dia’ bisa di-trimming mnjadi 150w. Tapi memang itu bukannya tidak mungkin. Dan saya belakangan ini mulai lagi ‘bernostalgia’ di frekuensi(wlpun gak bnyak tmn2 dulu yg masih exist). Dan sy coba cari ‘dia’. Dan sempat kaget kalau harganya masih tinggi. Sehingga sy jadi mempertimbangkan untuk memilih yang baru saja.
    Memang saya belum sekelas kolektor.
    Tapi saya hanya sekedar memenuhi kebutuhan komunikasi saja.
    Untuk temen2 breker, salam kompak aja. Dan terima kasih untuk sdr Agung udik, yang telah mencoba mengulas perbandingan tersebut. Saya jadi lebih mantap untuk memilih salah satu dari ‘mereka’.

  5. TR 9130 memang radio komunikasi yg sangat legendaris dan banyak org yg mengingkannya. Bahkan sebagian org menganggap kalo belum punya Tr 9130, blm dianggap breaker sejati! Disisi lain Tr 9130 dianggap “radio balap” krn mempunyai Rf Gain yg sangat akurat utk menepat arah antena directional. Soal harga wow….bukan main! Radio yg sudah “jadul” harganya setara dgn radio produk sekarang, bahkan bisa melebihinya. Dan sekarang sdh banyak org yg bisa memodifikasi Rf outputnya sehingga powernya bisa melebihi dari keluaran aslinya. Tidak cuma itu, ada juga yg mampu “menyulap” tampilan/cover depan sehingga tampilan depan kelihatan lebih baru. Bagi yg msh mempunyai rawatlah baik2 sang legendaris radio 2 meter band TR 9130, bagi yg ingin mempunyai pertimbangkan baik2 sblm merogoh kocek anda!

  6. Gue juga punya TR 9130 dari tahun 1988. jarang gue pake, cuma stand by monitor. Soale suka rewel kalo listrik mati Displyai ngacak. Prosessor kacau? Baru stabil setelah +/- 2 jam. Ada solusi Bang?
    Trus Dinamic Range Receivernya payah pada aamtir band Oke tapi dibawa pada 141 MC atau 147/148/149 budeg banget. Ada solusi. Gue calling gak cuma di ham Band.
    Soal panvaran dan anti spleternya memang oke Banget.

  7. Machmudin @ 2008-02-02 20:45

    Gimana ya caranya untuk menaikkan powernya TR-9130? soalnya aku punya satu nih masih mulus dan power out putnya cuman 30 watt tapi aku senang menggunakannya. Rencananya mau aku naikkan kalo emang ada caranya walau ada biaya yang katanya gak banyak.

  8. 9130 mo dibesarin powernya bisa aja tuh,biasanya ditambahi final mrf didalemnya nditambahin rangkain low pass,bahkan ada yang bisa sampe ratusan watt.coba hubungi Mang Didin di Klaten.No hp 081329663994

  9. Kalo mau gedein power outputnya TR 9130 kita mesti pikir2 dulu, karena harus merubah rangkaian asli dr tx! apa ngga sayang tuh mendingan tambahin aja boster sesuai dgn keinginan kita mau brp watt. Ingat TR 9130 termasuk barang antik……….gitu guantiiiiiiiiiiiiiiii

  10. saya punya 9130 dan 9000 oke banget…he2. jangan dech di trim wattnya sayang lagian yg jual boster kan banyak. yang saya tahu dan rasai gelombang pancaran yang dihasilkan oleh tr 9130 lebih tajam dari rig yang lain. Jadi dengan watt yang hanya 30 watt saya berani tarung dengan yang punya boster 100 sampe 150 watt. waktu di test racing padang to pekanbaru suara saya aja yang kedenger walau sinyalnya nggak ada. Jadi power lawan ditimpe oleh ketajaman gelombang yg diproduksi TR 9130. coba dech tapi coax dan antenna maching ya….!

  11. Sekedar sharing pengalaman…kalo mo nambah power output (150watt) mendingan pake Booster External saja….kalo internal kasihan diode switching T/R-nya. Btw ada yg mo jual Final TR-9130 (M57727)-nya nggak …? Butuh cepet nih…!

  12. Lare Gunung @ 2008-04-21 16:49

    Saya sebagai briker baru sangat tertarik dengan TR 9130 dan kebetulan saya mendapatkannya dalam kondisi kata teman saya 95%. Kebetulan radio tersebut katanya dipakai hanya sebentar trus dipasang di atas meja saja, kebetulan saya punya Icom V8000 dan 2200 yang saya pakai saat ini. Mengenai TR 9130 teman yang kebetulan breaker lama setelah melihat berani bayarin Rp. 2,5 juta rupiah tapi saya tolak karena saya senang aja memilikinya.

  13. agungudik @ 2008-04-22 08:51

    buat temen2x yg punya pendapat bahwa “sayang” melakukan adjusment power pada TR-9130, saya sependapat dengan anda. Kalau ingin power yang gede, mendingan kita beli boster tambahan aja, dan biarkan TR-9130 running standart.
    Walau bagaimana, mereka (produsen) dalam merancang sebuah product pasti memakai hitung-hitungan yang “njlimet” agar productnya mempunyai kualitas yang baik, serta awet penggunanaanya.

    @Lare Gunung
    Selamat, kalau anda mempunyai TR-9130 yang masih dalam kondisi 95% dan masih standart.
    Saran saya, pertahankan kondisi standart radio tsb, gak usah ikut-ikutan di adjust ke power gede. Kalo mau balapan, beli aja boster yang banyak di pasaran, atau kalau mau pake tabung sekalian..he….he…
    Demikian juga, pertahankan kepemilikan radio tsb, karena itu udah jadi barang langka di dunia. Semakin langka, maka akan semakin mahal seuatu barang.
    Memang sih, di pasaran saat ini sebuah TR-9130 dgn kondisi 70% ajah, harganya bisa menyentuh 2 jt. Jadi wajar kalau punya anda yang kondisinya masih 95% ditawar dgn harga 2.5 jt.
    He…he….jadi, simpan baik-baik radio tsb.

  14. karna saya pemain baru menurut anda apakah saya membeli TR 9130 atau TM – 271 mengingat saya bukan kolektor,seandainya saya pk perangkat TM-271 antena apa yang pas untuk perangkat tsb.terimakasih //af- belitung.

  15. agungudik @ 2008-05-15 09:44

    Kalau kebutuhan anda hanya untuk ngebreak sih, apalagi anda termasuk pemain baru, saya sarankan beli Tm-271 ajah. Karena, operasional dari radio-radio baru semacam TM-241 ini tergolong mudah dan gak ribet. Beda banget dengan radio lama. Anda mesti pencet sana pencet sini hanya untuk bisa masuk ke frekwensi 143.xxx.
    He..he..itu sekedar saran sih :-)

  16. ferrysutan @ 2008-05-17 16:44

    nagpain watt/daya besar2 kalau nilai nodulasi diterima rekan kwalitasnya segitu juga mendingan kwalitas vukal diper OK .kan TR9130 sudah memiliki ketajamam bandwitd sudah cukup OK .jangan ragu kalau untuk berpacu denan radio digital mode kini walau dayanya cuma 30wat. OK

  17. saya membutuhkan TR 9130 yg kondisinya 95%. bagi teman2 yg mempunyai dan berniat akan dijual tlg hub sy di 081344 217 255

  18. om saya punya ic-25A radio warisan om ku,cuman bingung make nya .saya search radio dapatlah web ini .
    yang saya mau tanyakan plus minus nya perangkat ini ?
    mengingat ini kan perangkat radio jaman dulu,kata tmn2 ini radio juga legendaris

    thx u,salam

  19. agungudik @ 2008-06-20 14:02

    Om Slamet….
    Betul, IC-25A adalah termasuk radio legendaris. Saya ucapkan selamat buat anda karena dapet “warisan” berharga tsb.
    Mohon maaf, saya belum pernah memakai IC-25A tsb, tapi secara garis besar radio2x type lama itu mempunyai modulasi yg empuk.
    So….silahkan dirawat baik2x radio tsb, jangan sampai di jual. Kalo punya duit, mending beli lagi tanpa menjual radio tsb.

  20. thx om agung,tapi untuk kelebihan nya apa yah?
    bikin post sendiri dong om agung,untuk review radio ini,thx lagi

  21. Sebelumnya saya mau mengomentari,tr9130 yang bisa di ajust sampai 150watt haruslah jelas seperti mode tx apa yang dipakai? swr apa yang dipakai ?adalah tidak mungkin,coba banding kan dengan tr7950
    pa/ic m57726,kodisi alat tersebut tidak memungkinkan ,c filter dan dioda yang ada di block pa/terbakar dong .tegangan bias drive pertama di pa/57727 sekitar 9volt,tegangan vcc pa sama dengan power suplay jadi mustahil sekali ,yang benar adalah kalau swr nya tidak tepat,150w terbaca namun hanyalah watt semu tidak asli,ciri cirinya frekwensi melebar,kemana mana biasaya juga kalau kita mengunakan boster..
    ,Pengalaman saya mengunakan radio tr9130 ,di tahun 1989 kami mencoba mode ssb sangat bagus untuk uplink via satelite,di indonesia banyak orang mencari radio ini karena fasilitas rf gainya,untuk beam to beam atau juga adu power bisa tembus ngak?kira kira begitu..
    Kekurangan radio ini sering budek,padahal rf gain dah full biasanya sich fet nya dah lemah.
    Display kacau ,kadang harus nunggu panas baru normal,
    Kelebihanya ,suara ciri has kenwood lama
    Panas tidak terlalu,model yang klasik
    ,dilengkapi ssb/mode.

    Saran aja,jangan merubah/ menyetel biarlah normal dan masih asli.jangan buka frekuensinya
    Biarlah radio ini standart aja (144.00.148.00,kenapa?karena watt yang akan di peroleh berbeda tiap frekwensi,Sekali lagi maaf sebelumnya buat mas agung ini hanya info aja bukan apa apa ,sukses ya mas agung

  22. agungudik @ 2008-06-23 08:22

    @Om Slamet …
    terima kasih sebelumnya, tapi mohon maaf saya saat ini belum bisa bikin posting sendiri yg khusus mengulas IC-25A, berhubung saya belum pernah mencoba sama sekali radio tsb. Bahkan, hampir 3 bulan terakhir ini saya malah gak sempat menghidupkan radio sama sekali :-) mungkin beberapa bulan ke depan kesibukan saya udah mereda sehingga saya bisa kembali aktif di dunia “pengebrikan”.

    @Om Steven
    Terima kasih Om atas masukannya, dan saya sangat setuju dengan anda. Bahkan saya termasuk orang yang gak suka main “pentung-pentungan”.
    Kalau toh pun mau membuat gede power, ya menurut saya mending beli boster saja :-)
    Thk ya Om, kalo Om Steven punya tulisan/artikel, boleh dong di share ke sini. Nanti saya postingkan tersendiri dengan tetap mencantumkan nama pembuat artikel.
    Kita tunggu masukan2x-nya.

  23. Wah boleh aja,tapi saat ini belum,kalau boleh saya mengomentari mas slamet,mengenai icom ic25a/h
    ini berdasarkan pengalaman saya pernah make,kalau keliru tolong di koreksi sama sama ya..
    Versi untuk ic25a/ic25h ic/pa sc 1019 ini ada dua.Yang pertama display merah dan hijau ,nah punya mas slamet yang warna apa?
    Versi pertama display nya merah di susul versi kedua yang display berwarna hijau.
    Batas frekwensi bawah 140.40 ,dan bagian atas 149.99,untuk peredam harmonic cukup bagus pada range amatir
    Ada kekurangan dari radio ini dimana tidak dapat menyimpan memory,artinya apa bila power dimatikan maka memory akan hilang,biasanya di pasang tegangan 5v atau pada soket power yang bagian tengahnya,ada baiknya trimpot volume/atau tombol lain jangan sampai ke bawah ,karena dapat menggores plastik panel.
    Pengalaman dengan radio icom ic25a.Saya mencoba dubling/jamm seorang teman ,dengan antena kubikal quad 4 element,power 20a(kenwood ps450)mic adonis,dari jam 1 malam sampai jam 6.30 tidak ada masalah.itu sebabnya diatas saya katakan bandel,tapi dengan catatan swr 1:1,
    Jangan pula mencoba memutar/trim ferid yang bagian rx ,karena mudah patah sebaiknya standart aja ,jangan pula mencoba membuka freq diluar standart
    Pokoknya jangan jual dah radio ini kecuali kepepet he he.,kalau lebih bagus lagi lengkapi dengan bracketnya,seperti ada lubang speakernya karena diperuntukan untuk mobile ,satu lagi micnya harus bawaan radio ,kalau pake mic lain suaranya tersumbat/boleh pake yang lain tapi harus dimodif dulu,untuk radio ic25h tidak ada masalah,Sekali lagi ini hanya pengalaman saja mohon jangan ditiru perbuatan yang tidak terpuji ini,dan tidak berjiwa satria,mudah mudahan bermanfaat,
    thanks for mas agung

    .
    .

  24. thx banyak mas steven dan mas agung atas forum nya,
    @mas agung.mungkin bener adanya kalo tidak perlu kita buat post baru ,toh judulnya radio lama vs radio baru..bener kan mas?
    @mas steven ,punya saya yg warna nya merah.skrng sdh saya pake mengudara,mengunakan hygain lokal untuk antena nya .masalahnya saya ga tau harus bagaimana set panjang antena nya atau panjang kabel rg58 untuk mendapatkan 1:1 yang di maksudkan .mohon mas steven kalo bisa bantu saya untuk ukuran kabel brp meter dan tinggi loading brp centimeter ,saat bermain di 146.000-148.000 mhz krn saya blon memiliki alatnya ,matur nuwun,…

  25. Maaf baru bls,waduh itu harus make tabel dimensi a dan b,kalau tidak keliru antena itu ada dua macam yang lokal,yang penutup loading kecil dan penutup loading gede,ada yang mau bantu?silahkan…

  26. kebetulan saya pake yang kecil omsteven,dapet tabel dmn sih?thx yah

  27. Kalo TR.9130 tidak terjangkau, kita bisa pake IC.290 all mode krn harganya separuh harga TR.9130, saya dengan IC.290 lebih bisa menjangkau rekan amatir luar kota ketika dengan mode FM tdk terbaca waaaaaaah pake mode CW dan SSB komunikasi jadi asyiiik dan luuuannncar poool. memang tdk pake RF Gain dan S-meter pake lampu. tapi dengan band sempit IC.290 telah mampu sensitif dan selektif. Pada display/counter frequensinya bandel, rangkaian PLLnya ok…tanpa loncat. Saat kita terima stasiun lain kita beat mode FM dengan SSB maka akan keluar tone seraya kita dial, maka pada IC.290 bunyi nada do,re,me s/d do ternyata tanpa ada nada yang loncat. ok selamat menikmati mode SSB dan CW dengan IC.290. DE YB2UVY. Agus.S. Jogja

  28. 1. Tentang ICOM IC-25A/H:
    -Memory channel yg hilang saat radio dimatikan disebabkan battery backup IC Memory (sejenis RAM) sudah habis kapasistasnya.
    -Solusinya ganti battery tsb (ukuran sebesar uang logam 500-an).

    2. Tentang kapasitas memory Kenwood TR-9130 yang hanya 6-chanel saja, karena kapasitas simpan sebesar itu.
    Coba ganti IC RAM-nya dengan kapasitas yg lebih besar dari defaultnya.

  29. wah asik nih,berapa gantinya?

  30. Temen2, kalo ada yg punya Tr9130 yang msh bgs dan mau diujual contact gue ye, apalagi kalo punya kolektor yg msh lengkap, dus, braket, buku manual..masalah harga tinggal tel aje 02192937777,

  31. tr 201a mau ga?
    temenku punya nih…

    maaf om ,jadi buka lapak …

    hehe

  32. Salam kenal Pak,

    Wah, memang 9130 gak ada matinya di tanah air.
    Kepopulerannya mirip selebritis, walaupun di eham.net reviewer tidak sampai 10 orang :)

    Namun berhubung saya masih pakai IC-275H yg nota bene semua kemampuan 9130 sudah dimilikinya (bahkan lebih di beberapa fitur) plus power output 100W secara default, maka saya tidak pernah khusus cari 9130.
    Pernah sih coba nawar 9130 tapi blom ketemu yg cocok.

    Mungkin Pak Agung atau rekan-rekan lain ada yang pakai IC-275H juga, boleh share pengalamannya dong

  33. Permisi,
    Saya masih awam bgt nih..
    Mo tanya fungsi rig untuk rekan2 selain untuk komunikasi itu apa aja ya??
    Sory masih polos banget nih..
    Kemarin ada teman nawarin IC 2200 baru seharga 1,5jt, tapi bingung mo untuk apa??

  34. Gue pecinta Tr 9130 pernah sich gara-gara pingin power gedhe tanpa boster, gue minta tolong temen yg bisa kutak katik n akhirnya dng transistor final ex. Alinco DR 135 MK II n alhasil cukup fantastik bisa keluar 120 watt tp rasa was-was kalau lg ngetrek karna pantat radio kayak seterika panasnya akhirnya gue kembaliin seperti semula mending pake boster coi…..

  35. bang khama,
    kalo rig emang cuma untuk komunikasi tapi di dlm komunikasi kita bisa bersosialisasi dng temen2 di dari banyak kalangan, n syukur2 mo ikut organisasi RAPI/ORARI banyak dech manfaat di dalamnya………………..

  36. tr 9130 kenapa yach tetep jadi idola padahal kemarin saya liat punya temen biasa aja ,mending pake ft2800m .
    tapi untuk menggunakan pengarah memang lebih baik menggunakan tr 9130 ini yach krn ada rf gain nya

  37. bang slamet,
    aku punya ft-2800. tapi audio ku selalu dikatakan kecil dibanding dengan jika memakai perangkatku yang lain (TR-9130, TM-211A, IC-28H, FT-1802 ).

    kira-kira ada yang bisa bantu untuk solusi.
    pernah ikut cara setting yang di mods, tapi juga gak menolong.

    ada yang bisa bantu? help me

    terima kasih

  38. agungudik @ 2008-09-09 10:51

    @Pak Tony…
    Khan udah pernah saya tulis di blog ini, bahwa saya juga pernah ngalamin masalah serupa pada Yaesu FT2800. Jadi kayaknya, emang itu sebuah kesalahan serius yang dimiliki product tsb.
    Mungkin solusinya adalah, pak Tony beli mic compressor terpisah untuk menolong modulasi FT2800.

  39. memang sih audio Ft2800m agak kecilan di banding dengan perangkat lainnya ,tapi anehnya di saat memasuki sebuah repeater perangkat ini di rasa bisa lebih dominan di banding dengan perangkat lain ,sejauh ini saya merasa tetap pas dengan FT2800m dibandingkan dengan radio pertama saya Ic-25A yang modulasinya sangat besar

  40. @slamet
    terima kasih bang

    @agungudik
    mic compressor buat ft-2800, dimana boleh beli/pesan yaa bang? trims

  41. agungudik @ 2008-09-11 09:27

    @ pak Tony …
    silahkan lihat2x dulu di http://www.adonis.ne.jp/e-desktop.html
    Adapun barangnya, bisa anda dapatkan di Glodok (Toko Gunung Intan atau Alcom)

  42. Mohon pencerahannya. Saya nemu Radio Telesonic 3 Band Solid State di gudang. Punya bapak (alm). Fisik lumayan, komponen dalamnya termasuk speaker masih ada. Tapi bbrp kabel lepas. Apakah mungkin diperbaiki tp tidak dikanibal part-nya? Di bagian belakang ada tulisan Japan dan serial number. Apakah PT Telesonic masih beroperasi di Indonesia? Terima kasih buat semuanya. Salam!

  43. baru denger Telesonic ,wah kayak apa sih perangkat ini

  44. aku punya 91 beli 3 jt kondisi 85% panel ori. seneng juga punya, udah langka dan susah dapetnya. buat koleksi. Tak biarkan standar, kalo pingin watt gede kasih booster aja. ndak usah ditrim segala. buat rekan2 yang punya 91, ayo bikin komunitas pendemen 91, agar tambah wawasan, tuker informasi, trik dan tip. Bravo amauter radio…

  45. Maap om2. Saya baru aja di kasih ic-28h sm embah saya, katanya brg ini udh 8thn gak di pake & kondisi masih Gud mar so Gud. Tapi pas saya tes pake ic-v68, kira2 jarak 2km malah suara v68nya terdengar empuk di 28h, dan 28h terdengar kelepek2 di v68. Apakah ini yg disebut kata org Finalnya jebol. . . Ato cuma setingannya aja. Mohon petunjuk dari om2 yg lebih senior. Maklum barang ini warisan dari si embah. . . . He he he. . . . Karna saya masih awam bgt soal radio amatir.

  46. agungudik @ 2008-10-24 12:48

    @ Dwi ….
    Untuk membuktikan bahwa final-nya jebol, harus dicek menggunakan SWR, tidak bisa kalau dengan perasaan :-)
    IC-28h normalnya akan keluar 45Watt.
    Dan kalopun, final masih bagus, anda masih perlu melakukan testing terhadap antenna.
    Apakah anda yakin, antenna anda sudah matching ?
    Daripada anda bingung sendiri, langkah yang paling baik adalah “serahkan kepada ahlinya”. Silahkan cari tempat/orang di dekat daerah anda yang bisa melakukan reparasi radio komunikasi, nanti bisa di cek di sana.

  47. Tks om agung 4commentnya. Maap aq mo nanya lg neh. . Fungsi dari Tone itu utk apa sih? & bgmana cara kerjanya. Apa betul kalo HT ndak ada tonenya, si HT ndak akan bisa buat ngebreak jauh? Sebab sy punya v68, yg di klaim olh mirusa bahwa v68 ndak ada tonenya. Maap nih jd bnyk tanya krn penjelasan dr Mirusa sy anggap kurang Signifikan.

  48. hm……..asik juga..!

  49. salah satu hal yang bisa digunakan untuk bisa berkomunikasi jarak jauh adalah dengan menggunakan repeater. Terkadang agar dapat membuka repeater tersebut, ada repeater yang mensyaratkan penggunaan tone. Jadi ini mungkin yang dimaksud kalau gak adsa tone nya gak bisa komunikasi jarak jauh.
    Sebenarnya fungsi tone dalam hal ini bukan untuk membuat komunikasi bisa lebih jauh lagi. Direct tanpa tone bisa jauh lho

  50. :-DTks 1000X om Daniel to masukannya. Jd tau cdikit neh soal tone. Btw kalo ada yg punya rumus cara peritungan utk setting antena yg bagus, boleh nih di sher k sini. Supaya si Tua ic-28H bisa ngeJIM TR-9130. He he he. . . . Itung2 bagi2 ilmu gitu. . . .:-D

  51. TR 9130 bisa dimodifikasi IC programnya dgn PIC satu blok modul soket tinggal pasang dan sewaktu-waktu bisa dikembalikan ke aslinya, keunggulannya : dial frek tdk ribet langsung putar/up down dari frek 140.000-149.999 Mhz, kapasitas memory menjadi 2 x 6 chanel pencet saklar A/B-nya. Frek pertama On sesuai dgn frek ketika di Off-kan. Dengan modifikasi PIC display frek tdk mudah ngacak.

    Nambah lagi…….TR 9130 bisa juga dimodifikasi menjadi SSB 80/40/11m band. Dikasih converter diluar TX TR 9130, tdk merubah keasliannya. Sehingga TR 9130 siap dipake sbg All Band (2m band,80/40/11 m band).

  52. Gw punya TR9130 gw mau nambah booster yang out put 150 watt. yang saya mau tanyakan harga booster berapaan dan belinya dimana, kalau ada teman yang mau jual boosternya email gw di chindovan@yahoo.co.id mohon masukannya OM

  53. Menurut pendapat saya, sebaiknya untuk meng ajust TR 9130 menjadi 150 w sangatlah riskan, karena bisa merusak komponen-komponen lain dan itu pernah dilakukan oleh teman saya dengan mengganti TR PWRnya, akibatnya panas yg didapat sangat berlebihan dan side effectnya PCB jadi hitam terbakar dan ada yg berlobang. Saran saya sebaiknya tidak perlulah diotak atik lagi karena memang data tersebut sudah pas ( oleh tekhnisi Kenwood disono) . Dan sebaiknya pakailah boster / linear amp yg bisa dibeli atau dirakit jadi tidak menggannggu Radio tsb, mengingat utk osc sangat bagus bahkan dengan daya hanya 25 W bisa meng KO TRX keluaran baru dengan data lebih dari 50W, yg penting perhatikan peralatan penunjang seperti kabel coex, antena, PS dan kemtchingan serta gain dari ant yang kita pakai OK 73 . grey-tb@yahoo.co.id

  54. mohon info di mana saya bisa memperoleh modul cpu tr 9130 yang menggunakan PIC..
    Thanks

    73′

  55. @radio balap
    dimama saya bisa mendapatkan PIC dan brp harganya

  56. phantom_kid @ 2009-03-30 07:56

    salam kenal brow,
    saya mungkin satu diantar sedikit pemuda indonesia (20thn) yg masih suka bermain dengan radio (ngebrik).
    saya punta kenwood TR-9130 tp untuk frekuensi dibatasi pada 143.900 – 148.000 (frekuensi ORARI).
    yg mau saya tanyakan bagaimana cara mereset agar frekuensi radio saya bisa dipakai dari 140.000 – 149.999.
    tolong infonya brow n terimakasih sebelumnya.
    73……

  57. untuk setting frequency tr9130 yaitu dengan cara..
    putar frequency terakhir misal di 14.390 trus tekan tombol tone lalu putardial kebawah pelan pelan…nanti dia akan turun frequencynya
    begitupun sebaliknya frequency atas terakhir misal 14.888 tekan tombol
    tone trus putar keatas ..arah djarum jam..maka frequency akan akan naik
    selamat mencoba….

  58. cara serta panduan versi indonesia setting Voice Scramble untuk ht ic-v68 tolong bro
    trims

  59. botol441 @ 2009-04-29 13:40

    klo saya sih nga begitu suka 9130, dulu punya satu console lengkap 9130,9300 n 9500. Masalahnya radio terlalu kecil , cpu suka bermasalah frekuensi di ssb nga bisa center (bs naik atau turun dari frek lawan, udah pada tua komponennya jd susah ditrim) mending temen2 klo mo make produk kenwood tuh ts711, itu baru radio oc…radio jadul tapi dengan fasilitas yg sangat komplit nyaris sama dengan radio baru…so klo ada yang nawarin 711 jangan lama2 langsung diembat aja…pasti puas dech coy…

  60. @AGUS.S saya jg punya ic 290, makenya enak ga ada splet. kelemahan watt saya tutupi dengan booster daiwa LA 2065 R. andainya dekat, bisa neh kita coba 290 nya,….

  61. OM Radio Balap, tolong info lengkapnya mengenai PIC Module untuk penganti CPU-nya TR9130, saya butuh om soalnya Tr9130 sy sering bermasalah di CPU-nya. saya ada 2 bangkai/mumi tr9130 yang berharap bs bernapas lagi.

    Matur nuwun

  62. Buat penggemar Kenwood TR-9130 diharapkan dapat bergabung di http://www.facebook.com/group.php?gid=99360090431 untuk saling bertukar informasi mengenai radio kesayangan kita tersebut. Terimakasih.

  63. radio balap @ 2009-07-01 18:37

    Utk modif CPU TR 9130 silahkan klik disini http://yd2wpl.blogspot.com/2009/06/kenwood-tr-9130.html

  64. @om Bima, untuk modul CPU itu sebenarnya sangat handal sekali om, cuma masalahnya kualitas solderannya CPU tersebut dari pabriknya ga sempurna dan sering banget kendor sehingga membuat displaynya jadi berantakan. Solusinya gampang banget kok cuma perlu dilakukan solder ulang saja di blok rangkaian CPU tersebut dan langsung beres, ga perlu ada yang diganti. Cuma untuk mengerjakannya hal tersebut harus dilakukan oleh orang yang cukup sabar dan ahli, karena ada sedikit trik khusus untuk melakukannya.

    Untuk penggemar TR-9130 yang mau konsultasi dan tanya2 silahkan gabung aja di:
    http://www.facebook.com/home.php#/group.php?gid=99360090431&ref=ts

  65. Terima Kasih Om Handoko atas responnya sy akan coba untuk solder ulang bag cpunya ( tr 9130 yg ke-2 saya cpunya masih mulus ) mudah2an bs bernapas lagi.

  66. Om Agung,

    Minta izin review ini saya salin ke http://www.jz09zwp.net
    Makasih

    Salam,
    jz09hpn

  67. @JZ09HPN, silahkan Om…dengan senang hati.
    Salam buat temen2x RAPI Jakarta Pusat.

  68. @agungudik
    Makasih banyak om agung, salam Insya Allah akan saya sampaikan.

  69. Salam kenal,
    Saya breaker baru, pakai ic2200 dan saya sangat puas dengannya (saat ini).
    Kebetulan ada lokalan saya yg punya Kenwood 2570 A, menurutnya dan referensi teman-teman yg lain radio tersebut terkenal handal dan … mantap deh.. , apa benar demikian ? karena mau di jual , kira-kira berapa ya pasarannya saat ini, kondisi panel depan lumayan,tulisan masih jelas,bagian lain mulus, udah di coba dan masih berfungsi dengan baik, tolong ya review nya atas produk tersebut… Terima Kasih

  70. @Om Adi….
    Saya belum pernah memakai Kenwood 2570A. Tapi melihat specnya di http://www.rigpix.com/kenwood/tm2570a.htm dia mempunyai RF Output yg lumayan besar, yaitu 70 watt. Dan seperti model2x radio lama seperti ini, kualitas audio-nya mesti bagus.
    Kalau memang ada budget lebih sih, silahkan pak radio tsb diambil. Namun sayangnya saya tidak tahu harga pasarannya berapa, tapi sepertinya tidak semahal TR-7190.
    Oh ya, yg IC2200-nya jangan dijual ya pak, karena sekarang harga baru radio tsb, di Glodok gila-gilaan :-) (kalo gak salah, sekitar 2jt-an. Padahal 3 tahun lalu, saya masi mendaoatkan harga 1.350.000,-)

  71. Mas Agung,
    Iya benar…lokalan saya kemarin juga minat 2200H setelah lihat rdio saya…hehehe..bahkan harganya sudah 2.3jt.
    Bener Mas, pemilik 2570A tersebut breaker senior bahkan punya workshop radio amatir, mantap tuh radio (mbah nya radio) mau di lepas 5jt sih…hehe.

  72. mbah SURO @ 2011-02-04 08:11

    salam kenal semuanya numpang lewat ya….

    JZ 12 SS

  73. OM kalau saya boleh tau apa kelebihan TR-9130 sama TR-900G
    Thanks Om

    JZ10 VDN-Dena Bandung

  74. om,
    Mau nanya untuk microphone IC-25a (IC-HM7)masih ada yang jual nggak ya? Soalnya ini barang sudah langka.
    Terima kasih
    suyoto

  75. dwi hasto @ 2011-05-26 11:09

    saya punya ic25h,ingin tanya tentang cara / petunjuk penggunaannya.
    adakah buku manualnya?
    tolong jawab ke e-mail saya matur nuwun

  76. mas saya mau tanya,gimana caranya membuat TR 9130 saya spaya ngga tuli.

  77. aku mau nanya nih,klo blok tx TR 9000G bs ditukar ga pakai blok TR 9130nya,,,,,,,,,,,,,,,mksi yo mas,,,,,,,,,,,,,,YD9CTP

Add your comment now