Mahluk itu bernama CMV

Anak usia 3 bulan, harusnya sudah bisa melakukan hal-hal seperti : bermain dengan kedua tangannya, menegakkan kepala kalau diangkat dan tengkurap. Sudah 3.5 bulan usia Azka saat itu, namun Azka belum bisa melakukan hal-hal tersebut.

Melihat ada keanehan dalam diri Azka, kami konsultasikan hal tersebut kepada DSA kami. Oleh beliau, kemudian disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter syaraf anak, dr.HDP yang berpraktek di sebuah klinik tumbuh kembang di kawasan Kelapa Gading.

Saat pertama datang, dr. HDP menyarankan Azka untuk dilakukan fisio therapy  dahulu selama 1 bulan dengan dirujuk ke dr.LHW di RSCM.

Jadilah, hari-hari Azka dihiasi dengan bolak-balik ke RSCM seminggu 2 kali untuk melakukan fisio theraphy.

Tidak terasa 1 bulan telah berlalu, tetapi tidak ada perkembangan berarti pada Azka. Karena untuk melakukan konsultasi ke dr.HDP harus pada waktu malam hari dan biasanya mendapatkan nomor antrian yang banyak, terkadang jam 11 malam baru kami berangkat dari rumah untuk menuju ke klinik tersebut, serta jarak yang lumayan jauh (kami di Kampung Melayu, sedangkan klinik tersebut berada di Kelapa Gading), sehingga tepat 1 bulan setelah menjalani terapi, kami tidak kembali ke dr. HDP namun kami konsultasi ke ahli syaraf anak, Prof. TSM yang berpraktek di sebuah RS dekat rumah. Beliau menyarankan untuk dilakukan CT-Scan guna melihat apakah ada kelainan pada otak Azka.

Setelah melihat hasil CT-Scan, Prof. TSM mendiagnosa Azka terkena TORCH. Untuk mendukung diagnosa tersebut, beliau menyarankan untuk dilakukan test TORCH lengkap di laboratorium.

Akhirnya, kenyataan itu benar-benar terjadi. Hasil test darah Azka mengindikasikan bahwa ada virus CMV yang menyerangnya saat di dalam kandungan bunda. Sehingga beberapa fungsi otak Azka dirusak oleh virus tsb. Namun, infeksi primer dari virus CMV tersebut sudah lewat, dalam artian sekarang yang terjadi adalah efek dari infeksi yang telah terjadi beberapa bulan lalu, demikian Prof. TSM menjelaskan. Sehingga tidak ada yang bisa dilakukan terhadap Azka selain meneruskan fisio teraphy untuk melatih syaraf motoriknya agar bisa berfungsi normal, selain memberikan vitamin khusus untuk otak guna mempercepat perkembangan sel-sel otak yang terganggu pertumbuhannya akibat serangan virus CMV.

Lebih lanjut Prof.TSM menyarankan untuk dilakukan test pendengaran (BERA) di RSCM dan test mata di RS Mata Aini. Alhamdulilah, kedua test tersebut menyebutkan bahwa fungsi pendengaran dan penglihatan Azka masih normal. (karena biasanya, CMV menyerang syaraf retina sehingga bisa menimbulkan kebutaan)

Belum puas terhadap hasil diagnosa tersebut, kami mencari second opinion kepada dr. HDP lagi. Akhirnya kami kembali melakukan konsultasi ke beliau walaupun kami harus berangkat malam-malam dengan jarak yang lumayan jauh.

Setelah semua data dari Prof. TSM kami serahkan ke dr. HDP, beliau mempunyai pendapat yang sama dengan gurunya tadi. (kami tahu bahwa keduanya sama-sama di RSCM, yang berarti berasal dari satu almamater). Hanya saja, untuk membuktikan kapan infeksi skunder terjadi, dr. HDP menyarankan untuk melakukan test CMV Aviditas.

Hasil dari test CMV Aviditas menyebutkan bahwa memang infeksi sekunder telah terjadi. Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa bisa jadi virus CMV masih ada dalam tubuh Azka. Sehingga beliau memberikan resep obat Valcyte yang harus dikonsumsi selama 1 bulan dengan dosis 75 mg sekali makan selama 2 kali sehari.

Ternyata susah sekali mendapatkan obat tersebut. Dan kemungkinkan, hanya ada beberapa apotek saja di Jakarta yang mempunyai obat tersebut, salah satunya di Apotek Grogol. Kami sempat terhenyak setelah mengetahui harga obat tersebut. Dalam sebulan, dengan dosis 150 mg per hari, berarti Azka membutuhkan 10 kapsul obat tersebut karena 1 kapsul berisi 450 mg. Padahal 1 kapsulnya seharga 380.000,-  . Subhanallah, begitu berat cobaan yang harus kamu jalani nak.

Dengan kondisi seperti ini, kami hanya bisa membelinya per 6 hari sekali (atau 2 kapsul),  agar ada jeda untuk menarik nafas buat kami.

Sekarang, usia Azka sudah 7 bulan. Dan sudah 3 bulan lebih dia menjalani fisio teraphy di RSCM. Alhamdulilah, sudah banyak perkembangan yang telah dicapai. Azka sudah bisa tengkurap sendiri walaupun mesti harus dirangsang. Memang, dibandingkan dengan anak-anak normal yang lain, usia 7 bulan harusnya sudah bisa duduk. Namun, semua itu sudah menjadi keputusan Allah. Ya….betul, ini semua adalah kehendak Allah yang harus kita terima. Sama halnya biaya yang harus kami keluarkan untuk keperluan ini semua. Semua rezeki yang kami terima adalah pemberian Allah, dan sekarang Allah meminta kami untuk memelihara mahluknya yang dititipkan kepada kami. Tentu saja, Allah sudah mengukur semuanya. Dan kami yakin, Allah tidak akan menelantarkan mahluknya lantaran tidak ada biaya untuk berihtiar.

Saran kami, bagi anda pasangan muda atau yang akan merencakan hamil, silahkan lakukan test TORCH lengkap di laboratorium untuk mendeteksi secara dini, apakah ibu yang akan hamil tersebut terinfeksi salah satu atau beberapa virus TORCH (Toksoplasma, Rubella, CMV dan HSV). Ingat, bahwa infeksi TORCH ini tidak terasa pada ibu hamil. Dan tidak pula harus berdekatan dengan kucing, anjing. Karena, keluarga kami tidak suka kucing dan selama hamilpun istri saya tidak merasakan gejala yang aneh-aneh. Namun pada akhirnya, CMV tetap berkeliaran di dalam darah istri saya yang kemudian masuk ke Azka.

Informasi terakhir, test TORCH lengkap di Laboratorium Prodia seharga 1.3 juta. Biaya tersebut memang lumayan besar, namun apabila dibandingkan dengan efek yang ditimbulkan karena kecolongan, maka biaya tersebut akan jauh sangat kecil.

Akhirnya, kami mohon doa kepada anda semua, semoga kami selalu tabah dan sabar dalam menghadapi ini semua, kami yakin setelah kesulitan pasti akan datang kemudahan.

Apabila anda mempunyai pengalaman serupa, silahkan kirim email anda ke agungudik@gmail.com

Trackback

78 comments untill now

  1. istikhomah @ 2007-08-02 12:00

    ass.wr.wb salam kenal,saya istikhomah berdomisili di solo,pak agung kami juga mengalami hal yang sama dg bp,
    keponakan saya laki2 1 th 3 bl, juga didiagnosa terkena virus cmv sejak dlm kandungan
    zaki lahir premature,dan dilahirkan dibidan,krn rumah jauh dari rs mk dia tdk dibawa kers
    sampai ssekitar umur 2 bl dia tdk berkmbng scr normal sprt bayi normal
    kecurigaan semakin bertambah, tp ortu bayi sprti tak mempermasalahkan hal trsbt
    ayah n ibuku yg khawatir, akhirnya setelah bbrp bl ortu zaki sadar akan ketdk normalan zaki
    mrk konsultasi dg dr.anak, kmdian disarankan utk ke dr.syaraf dan tes darah,dari hasil tes darah tersebut diketahui
    zaki positif cmv,dan dr.saraf menyarankan utk ctscan zaki,hasil scan blm pernah dikonsultasikan lagi
    sekitar umur 7bl zaki blm bisa makan jadi nutrisi hanya dari asi saja
    secara fisik dia normal, tapi dia kurang bisa merespon rangsangan, dan motoriknya sanngat kurang
    zaki hanya diberi resep dokter, obat yg diminum juga sering dimuntahkan lagi
    kemudian ada tetangga yg menyarankan zaki utk dibawa ke ypac utk fisioterapi
    stlh bbrp waktu mulai ada sedikit perkembangan, dan perkembangan demi perkembangan mulai terlihat
    zaki mulai bisa merespon rangsangan, oya dari umur 1-3bl dia seperti tidak bisa melihat matanya kocak
    tapi sekarang sudah membaik dan bisa melihat
    dari teman2 diypac ada yg menyarankan lagi untuk terapi akupuntur
    namanya juga berihtiar, akhirnya dicarilah tempat akupuntur tsb, itu didaerah klaten
    disana terpi akupuntur kusus anak2 cidera otak,
    disana disarankan utk melakukan terapi itu selama 3bl dulu,setiap hari dari senin-sabtu,
    terapi pertama harus membayar 100rb utk peralatannya, lalu setiap harinya 40rb
    pdhl waktu itu fisioterapi di ypac baru sekitar 1bl,jd zaki mengikuti 2 terapi
    jika tdk ada uang utk keklaten ya terapi di ypac, di ypac 1kali pertemuan 15rb, 1minggu 3kali
    dan perkembangan zaki sampai saat ini ya alhamdulilah, zaki sudah bisa duduk sendiri
    bermain mainan,bercanda,pokoknya motoriknya sudah mengalami kemajuan yg berarti
    yah memang kalo dibandingkan dg anak seumuranya seharusnya sudah bisa berjalan
    tapi itu lah yg dikehendaki oleh allah
    oya sampai saat ini azka sudah bisa apa saja pak?
    oya kita bisa berbagi informasi dan pengalaman kan pak?
    terimakasih
    wasalamu’alaikum.wr.wb

  2. agungudik @ 2007-08-02 13:06

    Terima kasih mbak Istiqomah, atas sharingnya.
    Alhamdulilah, sekarang Azka sudah berumur 9 bulan. Dia udah sukses untuk berguling2x, bercanda dan makannya-pun tidak ada masalah. Sekarang “kurikulum” dia di kelas “Fisio Teraphy di RSCM” adalah belajar duduk.
    Bahkan, sekarang frekwensi kontrol ke neorology (dr.HDP) udah 2 bulan sekali, semenjak Azka menyelesaikan konsumsi obat “Valcyte” (obat yang susah nyarinya, dan susah pula buat nebus-nya :-( ) (sebelumnya, mesti kontrol 2 minggu sekali).
    Membaca cerita dari mbak Istiqomah, saya bisa menarik banyak pelajaran. Bahwa kita tidak boleh menyerah untuk mengurusi amanah yang telah dititipkan kepada saya. Apapun yang terjadi, semua sudah digariskan dan sudah diukur oleh yang punya barang titipan. Bukan begitu ? :-)
    Azka sekarang masih tetap melakukan fisio teraphy di RSCM seminggu 2 kali. Kalo di RSCM ada 2 kelas, “biasa” dan “swasta”. Kalo “kelas biasa” bayarnya cukup 25 ribu sekali datang, tetapi teraphis-nya bisa beda2x orang. Tapi kalo “kelas swasta” biayanya 50 ribu, tapi pasien di pegang oleh 1 orang teraphis. Sampai-sampai ada ikatan batin yang erat antara istri saya (yg selalu mengantar Azka terpaphy) dengan teraphis. Bagaimana tidak erat? soalnya minggu kemaren istri saya sampai “ngoyo” banget nyari “kado kenang2-an” buat sang ibu teraphis, dikarenakan beliau sudah masuk masa pensiun minggu ini. he…he…mungkin disamping faktor tetangga di kampung juga kali ye…(kebetulan mereka datang dari daerah yg sama, Sragen. Bahkan adik ibu teraphist tsb ternyata guru SMP istri saya :-) jadi kok ndilalah pas gitu ya….:-).
    Eh…kok ngelantur.

    Ok, kembali ke Zaki. Btw, sekarang masih terus teraphy khan yach?
    Alhamdulilah saya tinggal di Jakarta ya mbak, semuanya ada dan dapat dengan mudah dijangkau tempatnya. Mungkin saya akan menjadi kalang kabut apabila tinggal di daerah seperti keponakan mbak Istiqomah, dimana utk teraphy aja mesti keluar kota. (istri saya kalo nganter Azka teraphy, cukup naik metromini bayar 2000 dan 20 menit udah nyampe).

    Untuk virus yang satu itu, emang kita sbg orangtua mesti care mbak. Gak bisa kalo ngikutin pendapat “orang-orang tua” dulu. Kata mereka, “oo..ini emang belum waktunya, ntar juga miring sendiri” dll, dll. Tapi CMV ini, kalo gak cepat dan tepat penanganannya, bisa luar biasa dampaknya. Otak akan rusak oleh CMV ini, pendengaran bisa hilang dan yg sering itu penglihatan bisa buta sama sekali (retinitis).
    Tapi dibalik semua itu, Allah memberikan banyak pelajaran bagi kami. Pelajaran sabar, pelajaran ikhlas, dan ilmu2x tentang penyakit aneh2x tsb, saya jadi rajin browsing untuk mencari info tentang itu.

    Ok deh, mbak Istiqomah bisa menghubungi kami di email agungudik@gmail.com.
    Oh ya, btw, istri saya dulunya alumni SMA 2 Solo lho, atau jangan2x sampeyan temen dia :-)

    Terima kasih dan mohon maaf

  3. nama saya Danny,umur 20 tahun.saya mengalami juga penyakit CMV.tetapi hal tersebut terjadi mulai saya umur 12 tahun9kelas 6 SD). semenjak itu kaki saya mulai tidak bisa digerakan,dan lama kelamaan badan saya mulai kaku atau sering sakit. tetapi hal yang paling sakit say rasakan adalah kedua kaki saya,jangankan untuk lari, untuk jongkok saja saya kesakitan. sudah 7 tahun lebih saya rasakan penyakit ini. dan belum tau apa obatnya.sudah banyak teraphy dan obat dokter diberikan tapi hasil juga tidak ada. akupunturpun pernah saya coba,tapi sama saja. saya tidak tau apa virus itu dapat hilang, sudah ad sekitar 3 dokter yang bilang saya terkena CMV. namun saya tetap berusaha bergerak seperti manusia lainnya. sekarang hasilnya lebih baik,saya sudah mulai bisa jalan tanpa merasakan rasa sakit. o iya,dari semenjak kejadian itu saya mengalami minus pada mata saya yg sekarang sudah minus 5.saya bingung saya harus berobat ke mana lagi,dan saya ingin seklai sembuh.saya hanya berolah raga dan berdoa mungkin itu jalannya.mungkin ibu2 bisa berikan solusi yang baik bagi saya..
    saya tidak pernah berpikir ini cobaan Tuhan,namun sikap yang harus diambil untuk menghadapinya.mungkin anak2 ibu mengahalami hal yg sama.jangan sampai seperti saya,karena saya sudah terlanjur dewasa dan mungkin saya harus berusaha sendiri.
    mari kita bersama2 bisa mencari jalan keluar untuk penyakit ini..
    thanx..
    danny, yogyakarta 21 okt 07

  4. agungudik @ 2007-10-22 08:16

    Mas Dany…
    Terima kasih atas sharingnya.
    Sekedar info, ada sebuah pengobatan alternatif memakai herbal, beliau adalah Prof. H. Juanda.
    Anak kami sebenarnya saat ini juga sedang menjalani teraphy minum ramuan herbal dari pak Juanda ini, tetapi saya belum menuliskannya di Blog, karena saya masih nunggu hasil test darah bulan depan. Apakah hasilnya ada penurunan IgG-nya atau tidak.
    Untuk mencoba, silahkan anda klik URL yang ada di page saya ini :
    http://www.spesialistorch.com/

    Insya Allah, dengan kita saling sharing, semoga membuat kita menjadi berbesar hati sehingga lebih optimis bahwa semua penyakit ini pasti ada obatnya dan Allah pasti akan menyembuhkannya.
    Amiin.

  5. yunibaek @ 2007-11-06 13:36

    untuk mas danny di Yogya-cobalah ke dokter sunartini di kota gede.
    Jangan putus asa untuk melatih fungsi tubuh kita. Mas Danny sudah cukup dewasa-dan bisa berlatih mandiri, bayi saya yosua 2 tahun sudah harus menjalani fisioterapi sejak berumur 6 bulan.
    Mungkin cukup sulit membuat virus menghilang dari tubuh kita-namun kita bisa membuatnya “tertidur” dengan menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh kita.
    Ayo kita saling bergandengan tangan untuk menyelamatkan masa depan kita

    yuni-di yk juga

  6. assalamu’alaikum wr. wb,

    mau ikutan sharing ya….

    nama saya any.

    usia pernikahan saya hampir 4 tahun. dan sampai sekarang kami belum d karuniai momongan. Saya penah hamil 2 kali tapi keduanya gak sukses, alias keguguran.

    setelah beristirahat sejenak dari upaya-upaya yang dilakukan, saat ini saya n suami mulai melakukan upaya baru lagi. kita mulai lagi pemeriksaan dari awal lagi.

    hari ini saya baru pulang dari ambil hasil tes darah dan sekalian konsultasi ama dokter. berdasarkan hasil tes darah didapat nilai anti CMV IgG + 197.4 dan anti CMV IgM 0.457. dokter bilang keguguran saya dulu mungkin berhubungan dengan CMV IgG yang tinggi (beneran tinggi ya?)
    trus sekarang CMV yang IgM nilainya emang masih di bawah normal, tapi udah di ambang batas atas. jadi harus diberi pengobatan. saya diberi isoprinosine dan zovirax.

    yang jadi beban pikiran saya, kalopun virus itu diobati, apakah virus itu akan ilang? ato cuma di tidurkan aja? trus kalo selama pengobatan saya hamil, apakah si IgM akan mengganggu janin? saya lupa nanya ke dokternya, habis udah shock duluan.

    kalo ada yang punya info kasih tahu kau ya, please.

    thanks before,

    Any

  7. agungudik @ 2007-11-09 09:08

    Mbak Any…terima kasih atas sharingnya.
    Sepanjang pengetahuan saya, memang betul virus CMV tidak mati di dalam tubuh kita, cuman dia bisa dibuat tidak aktif dan tidak berbahaya terhadap tubuh kita.
    Kata dokter sih, IgG yang positif itu menunjukkan antibody terhadap CMV ini (tapi kalo IgM yang positif, berarti virus CMV masih aktif).

    Kalau menurut pendapat saya sih, mbak Any menunda dulu untuk hamil sampai benar-benar CMV sudah tidak aktif lagi di tubuh anda. Ini bisa lihat hasil test IgG CMV-nya harus bernilai 0. Teruskan saja teraphy denga dokter anda.
    Kalau anda “keberatan” dengan efek samping dengan obat-obatan tsb, mungkin anda bisa mencoba meminum ramuan herbal dari H. Juanda. (saat inipun, kami tengah melakukannya pada anak kami, udah jalan 2 bulan ini. Karena obat-obatan dari dokter semacam Ganciclovir dan derifatnya, mahalnya minta ampun :-). Anak kami pernah mengkonsumsi selama 1.5 bulan, dan untuk 1 minggu-nya aja hampir 1 jt harga obat tsb. Dan itu membuat kembang kempis :D ).

    Setelah virus CMV sudah tidak aktif lagi, silahkan melakukan program hamil. Karena kalo virus CMV masih akif dan mbak Any hamil, yang akan terkena adalah janin anda. Dan bisa jadi, kasus anda sama dengan kasus kami.

    Ok mbak, teruslah optimis dan yakinlah bahwa tidak ada penyakit di bumi ini kecuali Allah telah menciptakan obatnya.

  8. T. Ma'ruf @ 2007-11-14 10:14

    Assalamu’alaikum,
    Kami juga sedang menjalani teraphy herbal dari H.Juanda untuk Ayah saya (56 tahun) dengan keluhan sakit kepala dan perut (bagian ulu hati) setelah cek darah dari prodia CMV IgG-nya 169, saya mau nanya ke Pak Agung berapa data CMV IgG awal? terus selama 2 bulan ini ada perkembangan gak?
    terima kasih.

  9. agungudik @ 2007-11-15 08:56

    Wa ‘alaikum salam pak Tosirin.
    Untuk CMV IgM pada anak saya, dari awal sudah nol (0), namun IgG -nya postitif 240 (kalo gak salah). Kalo secara teori kedokteran sih, artinya kalo IgM negatif dan IgG Positif, artinya infeksi skunder sudah lewat dan virus sudah tidak berbahaya. IgG menununjukkan antibody terhadap CMV.
    Namun, saya berfikiran alangkah lebih baik lagi kalo saya kasih minuman herbal, toh tidak mempunyai efek samping.
    Makanya, anak saya melakukan teraphy Haji Juanda.
    Untuk efek secara langsung sih, gak begitu jelas ya pak. Soalnya sampai saat ini kami belum melakukan uji darah lagi. Namun perkembangan fisik sudah sangat menggembirakan, karena anak saya terus melakukan teraphy di RSCM sampai saat sekarang.

    Terima kasih atas sharingnya pak.

  10. mama_wife @ 2007-12-05 13:55

    Asalammu ‘alaikum…
    Sy cuma mo comment dikit…ttg IgG dan IgM. Setau Sy p’agung kebalik ya..yg bener klo IgM positif itu bahaya karen menandakan masih ada virus dalam tubuh kita..tp klo IgG yg positif menandakan bahwa telah ada antibodi dalam tubuh kita seperti artikel yg sy ambil di bawaha ini:

    Ibu Kurniati Yth, Terima kasih atas konsultasinya, dari data yang diberikan oleh ibu saya berpendapat bahwa saat ini sedang tidak terjadi infeksi pada tubuh ibu, IgG(+) dan IgM (-), ini menandakan bahwa ibu sebelum pernah terkena infeksi TORCH ini, sekarang tubuh ibu sudah memiliki antibodinya, jadi tidak usah khawatir. Mungkin yang belum ada antibodinya adalah toxoplasma, ini juga tidak menjadi masalah karena IgM (-) berarti ibu tidak sedang terkena infeksi Toksoplasma. Mengenai obat Isoprinosin dan Valtrex sebetulnya tidak perlu sekali harus diminum tapi silakan saja diteruskan, karena obat tersebut tidak akan mengganggu kehamilannya selama dosis yang diminum sesuai instruksi dokter. Demikian, terima kasih. (dr xxxxx SpOG, RSxx xxxxxxx, Jkt)

    Sy sendiri juga saat ini mengalami kasus yg sama, Toxo IgG sy positif 42,1 IgM negatif, Rubella IgG Positif 122,9, IgM Negatif, CMV IgG Positif 134,2 dan CMV IgM 0,522. Dan saat ini sy sedang hamil 2 bln. Klo menurut DSOG sy, Sy memang pernah terkena virus Tokso dan Rubella tp sudah ada antibodinya dan virus itu sdh tdk berbahaya. Hanya sy aga cemas dngan CMV IgMnya yg positif shgga sy memutuskan u ke bpk. Juanda. Ada yg sudah berhasil blm ya dgn p’Juanda ini?dan biayanya berapa ya?

  11. mommy_worried @ 2007-12-08 10:17

    Sy sekarang sedang mengandung anak pertama usia kandungan sy 3 bulan, dokter menyarankan sy utk periksa TORCH hasilnya: Toxo IgG sy positif tapi IgM negatif, Rubella IgG Positif tapi IgM Negatif, CMV IgG Positif dan CMV IgM Negatif… sy belum konsultasikan dgn dokter … apa ada yang punya pengalaman yang sama? apa berbahaya untuk janin sy? bener2 khawatir…

  12. agungudik @ 2007-12-10 08:33

    @mama wife
    Terima kasih atas koreksinya, anda betul. He…he…saya sampai salah ketik :-)
    Anyway, tulisan saya udah saya benerin sesuai dengan koreksi anda.
    Sekali lagi terima kasih atas koreksinya

    @mommy_woried
    Ibu “mommy_worried”, mungkin ada baiknya anda segera konsultasi ke dokter secepatnya. Mengingat, usia kehamilan anda yang masih 3 bulan, jadi kalau terjadi apa2x belum terlambat.
    Jangan sampai anda terlambat, seperti yang kami alami.
    Ok bu..semoga semuanya baik-baik saja.

  13. pengalaman yang sama seperti cerita diatas
    betapa bingung waktu itu setelah diketahui anak kami terkena cmv, terdeteksi sejak umur 6 bulan sering panas tinggi dan kejang, sekarang astried sdh umur 3.5 th, dari tidak bisa tengkurep sampai sekarang per tgl 1 janurai 08 sdh belajar berjalan, kami selalu konsultasikan kepada dr kami FX Purnomo (Dr.RS Bethesda Yogyakarta)
    dari umur 1th sampai skr tetap dalam pantauan beliau, dengan obat tegretol, dilantin dan diphenylhidantoil, kami tetap optimis walaupun selalu panas tinggi, kita selalu sharing, kami tungu kabar dari semua.

  14. mommy_worried @ 2008-01-09 10:27

    Ada kabar yang agak melegakan dengan membaca artikel yang saya kutip dari Banjarmasin Post tanggal 25 Juli 2005.. atau bisa di Browsing di http://www.indomedia.com/bpost/072005/25/ragam/art-2.htm
    artikelnya seperti dibawah ini:

    Sebagian besar sekitar 80 persen perempuan Indonesia telah mempunyai kekebalan, yaitu bila diperiksa IgG akan mendapat hasil positif. Itulah sebabnya bila seorang perempuan yang akan hamil sebaiknya memeriksakan dulu Ig G. Bila hasilnya negatif maka ia temasuk orang yang tidak mempunyai kekebalan. Dan perempuan dengan status kekebalan seperti inilah yang mempunyai resiko terkena infeksi. Seballiknya perempuan yang sebelum hamil sudah mempunyai kadar IgG positif, tidak perlu takut ia akan terkena infeksi atau kambuh.Mereka yang IgG nya negatif perlu mengulang pemeriksaan tiga bulan kemudian untuk melihat apakah selama hamil ia terinfeksi.

    jadi menurut saya yang perlu di khawatirkan adalah kalau seorang ibu hamil terkena IGM POSITIF. semoga bermanfaat

  15. tany irma @ 2008-01-18 21:15

    mau comment dikit..ya benar sih kalo IgGnya yg + berarti pernah diserang dan terbentuk antibodinya dlm darah,IgM + berarti sedang diserang alias virus aktif..tokso adalah bakteri bisa disembuhkan..rubella-cmv-herpes adlah virus..sampai saat ni secara medis blm ada obatnya..isoprinosenne masih kontroversial–prof.dr.iwan D.bilang ini obat bohong..bbrapa ngara melarang obat ini alias dilarang beredar..fda blm rekomend..pengobatan alternatif mmg ada di H.Juanda di bogor setahu saya..terapi sangat membantu..kata dokter terus waspadai dan pantau manifestnya walupun IgGnya saja yg +..soalnya ada dokter bilang manifestnya pas usia remaja..saya jadi bingung…walaupun pada usia baby oke-oke saja tapi pada saat remaja..12 thn keatas..kaki sering keram sakit bergerak..mata jadi minus besar (5-15)/pake kacamata-otak rada oon..yang saya tanya sampai saat ini usia baby saya 3 bln oke saja..bisa tengkurap..leher angkat pada tengkurap..duduk..mata..telinga oke..IgGnya +..apakah perlu diobati ?dokter r bdg bilang tunda tapi pantau terus perkembangannya ..kalau herbal juanda baru mau dicoba..bolehkah ?pada usia baby 3 bln atau diminum saya saja karena ikut melalui asi saya..please bantu saya…tetap berdoa dan berusaha..jgn sekalipun utus asa..thnks utk semuanya.

  16. Sy ingin berbagi cerita disini. Anak sy(L/9,5thn) terinfeksi CMV sjk dlm kandgan(tanpa kami ketahui). Dia lhr prematur,tbh wrn klt agak kekngan dgn bintik2 mrh(bb 2,4 kg). Namun kt Dr.anak itu mgkn krn dia alergi terhdp udara. Keseokan hrnya dia dimasukkan dlm incubator krn brt bdn trn(bb 2kg),suka muntah & tdk dpt menghisap susu(asi & btl). Oleh Dr dipasangkan selang melalui hdg ke slran pencernaan. Setiap kali mnm susu,susu disuntikkan ke dlm slg tsb. Ini berlangsung selama 17hr.
    Setlh dia berumur 2bln sy menyadari dia tdk prnh merespon bunyi. Biasanya anak sdh pny respon trhdp bny spt terkjt,dsbnya.Kami sdh ke Dr.THT,tp kt Dr ini biasa terjd & dpt disebabkan bayi cuek. Hingga umur 1thn,dia blm jg terkejut atau kata2 mdh(mama,papa). Tmbh kmbgnya jg terlmbt.8bln dia br dpt mengangkat kepala. 20bln bljr jln. Dia jg tdk tau menelan,mengunyah makanan padat. Kami selalu membuat bubur tim,diperes/blender,dicmpr susu,diminum melalui btl susu(smpi skrg). Dulu Dr prnh mengatakan CMV tsb menyerang saraf pendengarannya,dia tdk dpt mendengar(walaupun dipsgkan alat dengar), salah satu otaknya lbh kcl dr ukuran normal. Saat itu di Jkt blm ada cr penanganan. Kami disarankan melakukan operasi pemasangan chip disaraf pendengaran. Utk itu kami disarankan ke Australia,krn disana sdh prnh dicoba. Tp krn kami takut (& jg mslh biaya),mk kami tdk mencobanya. Hg kini dia tdk dpt mendengar & berbcr(bisu tuli). Dia jg blm tau cr mengunyah makanan.
    Sampai bbrp bln yg lalu,sy bertemu dgn sebh klrg(dr Australia) yg pny mslh sama dgn sy. Tp anak mrk sdh dilakukan oprsi pemasangan chip,dpt berbicara wlpun gagap,tp ttp tdk dpt dengar. Dia pandai membaca bhs/gerak bibir. Mrk menyarankan sy ke Australi ( Princess Margareth Hospital,Australia).Tp kenala kami lg2 soal biaya.
    Saat ini sy tdk tau lg apa yg hrs sy lakukan sampai sy melht artikel ini. Bila ada yg membaca artikel ini &pny saran yg dpt membantu sy,sy sgt berterimakasih. Sy bnr2 sgt menghrpkan sarannya krn sy tdk tau apa yg mesti sy lakukan (selain berdoa & berhrp mujizat ). Apalg saat ini anak hmpr umur 10thn. Sy tkt kesempatan itu semakin tipis.
    Bila setlh membaca artikel ini,ada diantar Anda yg pny saran silahkan email ke :
    sheraliuna@yahoo.co.id
    Seblm nya sy ucapkan terimakasih yg sebyk2 nya

  17. Sofni Yulianti @ 2008-01-24 15:52

    Saya ingin sharing juga, kami barusan kehilangan buah hati kami tgl 14 Jan 2008. Dia telah selesai dioperasi karena kelainan jantung bawaan (PJB) pd Tgl 2 Jan ’08. anak kami juga mengalami perkembangan yang tidak signifikan seperti anak2 sehat lainnya, matanya agak juling, kurang bisa fokus, awalnya kami anggap karena dia punya PJB, tapi setelah membaca bagaimana jahatnya rubella dan CMV, suspek saya anak saya juga terkena virus tersebut, apalagi waktu dia dioperasi saya yang langsung menyumbangkan darah segar untuk ADIS. Kasian kami gak tahu sebelumnya. sayangnya dia telah meninggal dan saya disarankan oleh salah seorang perawat RSJHK untuk memeriksa TORCH. setelah dicheck di lab prodia ternyata saya posistif Rubella IgG 104 dan CMV IgG 62.
    DSA saya menyarankan untuk mengkonsumsi suatu obat yang sulit didapat didaerah saya Lobam.

  18. agungudik @ 2008-01-24 16:11

    Buat saudara-saudara sekalian, terima kasih atas sharingnya.
    Mohon sekiranya, kita lanjutkan sharing ini via mailing list yang sudah saya buat.

    @tany irma
    Terima kasih info-nya, kami sudah menjalani teraphy Pak Juanda, dan setelah minum selama 3 bulan, alhamdulilah IgG anak saya menjadi negatif.

    @shera
    Mohon maaf, saya tidak mempunyai pengalaman ttg berobat ke luar negeri, mungkin teman2x yang lain bisa membantu.

    @Sofni Yulianti
    Kami ikut bela sungkawa atas meninggalnya sang buah hati. Tapi percayalah, mereka yang meninggal anak-anak, kelak akan menjadi penolong bagi orang tuanya di akherat kelak.Amiin

    Untuk semuanya, marilah kita join ke milist yang telah saya buat, agar lebih mudah melakukan sharing.

  19. hai..perkenalkan nama saya liliek.
    kami keluarga muda baru sekitar 3 bulan kami menikah. Beberapa waktu lalu kami memeriksa diri ke dokter terkait dengan rencana kami yang ingin segera memiliki momongan. Dari hasil lab diketahui bahwa untuk Torch istri saya negatif..tetapi untuk CMV positif unutk lgM dan lgG, dan dokter menyarankan istri saya untuk menkonsumsi obat dan menjalani pemeriksaan rutin setiap 1 bulan serta 3 bulan untuk lab. saya pernah mendapatkan informasi kalau Sekali anda terinfeksi CMV, virus tersebut akan tetap berada dalam tubuh anda yang ditandai dengan IgG CMV positip..yang ingin saya tanyakan adalah apakah artinya ini kami tidak akan pnya anak mengingat resiko pada si jabang bayi jika kami memaksakan kehamilan/ingin mempunyai momongan dan apakah virus ini bisa disembuhkan? terima kasih.

  20. sy jg ingin berbagi cerita…putri sy(skrg 1 th) saat berusia 4 bulan blm bisa tengkurap.respon pendengaran kurang. kemudian diperiksa kakak sy yg kebetulan DSA. ternyata stlh dilakukan tes TORCh, putri sy positif CMV.IGg (-) IGM (+38). Putri sy juga menjalani tes Timpa, BERA, BOA, hasilnya ternya baik, tidak ada masalah. kemudian dilakukan tes MRI untuk melihat kondisi otaknya.hasilnya mengatakan bhw ada bagian yg rusak di otak putri sy. Tentu sj sy sgt shock mendengarnya. Namun, kakak sy membesarkan hati sy d suami, krn putri sy masih bayi, sel2 otaknya msh bisa berkemb, jd skrg selain diobati, kami sbg orangtua harus memberikan rangsangan untuk mempercepat perkemb. otaknya.sy memutuskan untuk keluar kerja, n memfokuskan perhatian sy untuk mendampingi putri sy.akhirnya putri sy menjalani pengobatan medis selama 3 bulan. yg harga obatnya lumayan mahal. Untunglah keluarga membantu proses pengobatan ini.alhamdulillah dlm proses pengobatan putri sy tsb, sy mdp informasi ttg P Juanda. apa salahnya qta mncoba? krn niatnay adl untuk kesembuhan putri sy.kmdn sy n putri sy mengikuti terapi herbal beliau. s.d skrg putri sy sdh mengonsumsi herbal selama 7 bln. untuk hasilnya kami blm melakukan tes darah lg. Putri sy jg menjalani terapi prana, untuk menunjang perkembangan otaknya.selain itu putri sy jg menjalani okupasi terapi di RSDK Smg. awalnya dahulu 2 minggu sekali, skrg seminggu sekali. alhamdulillah perkembangannya bgs. di usia setaun ini dia sudah mulai rambatan, mulai berllatih jalan. perkemb-nya sudah seperti anak umur setaun yg normal. sudah bisa bilang bapak, maem, ibu,nyam-nyamluar biasa sekali. melihat putri sy seperti skrg. Sy dan keluarga selalu yakin bhw semua penyakit di dunia ini pasti ada obatnya, asalkan qta percaya kpd Allah, dan terus ikhtiar untuk mencarinya.Doakan sj smg putri sy nantinya bisa menjadi anak yg sehat, dan dpt membanggakan keluarganya.
    harapan sy smg para orangtua yg putra-putrinya terkena TORCH untuk tetap sabar dn terus yakin dlm hati untuk kesembuhan putra-putrinya.

  21. agungudik @ 2008-02-11 09:44

    @Yani
    Mbak Yani …terima kasih atas sharingnya. Kami ikut senang begitu anda bercerita bahwa putri anda sudah sembuh dan mengalami kemajuan dalam perkembangannya.
    Pengalaman anda ini, tentu saja menjadi penyemangat kami untuk terus berusaha dan bersabar.
    Sukses mbak, semoga putri anda menjadi anak shalehah sesuai yg selalu diharapkan oleh orangtuanya. Amiin
    btw, jangan lupa utk gabung di torch_care@yahoogroups.com

  22. Perkenalkan saya nur, ingin juga bebagi kepada saudara-saudara sekalian. Saya memili anak, sekarang sudah 9 bulan jalan dan belum bisa apa-apa, kata dokter yang menanganinya anak saya, dia terkena tokso (microsefalus), dan saya sama sekali awam tentang penyakit torch ini, semenjak hamil saya tidak pernah diinformasikan oleh dokter kandungan mengenai virus ini dan tak pernah cek darah sebelumnya, dan saya baru tahu penyakit ini setelah anak saya terlahir dengan keadaan kepala kecil tidak seperti anak normal kerena diakibatkan oleh virus ini. Anak saya ini sebenarnya kembar, tapi kembarannya meninggal didalam pada usia 4 bulan kehamilan saya, dan waktu itu dokter kandungan saya bilang tidak apa2 dan tidak berbahaya bagi kehamilan saya dan janin yang satu lagi yang masih hidup. Saya sempat kecewa berat dengan dokter yang menangani kandungan saya karena dia bilang tidak apa-apa padahal ada apa-apa dengan kandungan saya. Tapi sudahlah ini sudah terjadi dan sekarang saya dan suami hanya fokus ke anak saya agar dia sembuh dan bisa tumbuh dan berkembang seperti anak-anak yang lainnya. Saya sudah coba kemana-mana dan sudah menghabiskan uang banyak untuk pengobatan anak saya tapi belum banyak perkembangan, dari dokter sampai ke alternatif. Dan sekarang saya lagi coba ikut terapi pengobatan Pak Djuanda di Bogor dan baru 4 (empat) hari minum obat dari Pak Djuanda. Bagi saudara-saudara yang sudah punya pengalaman dengan obat dari Pak Djuanda tolong dapat diemail ke saya di caty_nr@yahoo.com.sg , saya berharap saudara-saudara sekalian bisa membantu saya. Tks.

  23. agungudik @ 2008-02-15 11:07

    @Nur
    Mbak Nur…masih banyak kok, orang2x seperti anda bahkan lebih oarah lagi dan akhirnya berhasil tumbuh kembang dengan normal.
    Silahkan teruskan minuman herbal pak Juanda, karena terbukti IgG CMV anak saya yang dulunya 240(+), setelah meminum ramuan herbal pak Juanda selama 4 bulan, sekarang menjadi nol.

    Tetapi, mbak Nur harus tetap konsultasi ke dokter neurologi anak utk perkembangan psiko motoriknya.
    Serta yang sangat penting adalah, putra mbak Nur harus ikut program fisio teraphy secara kontinue. Silahkan hubungi rumah sakit terdekat utk mendapatkan penjelasannya. (tentu saja anda harus konsultasi dulu dengan dokter ahli Rehabilitasi Medis).

    Utk sharing, anak saya menjalani fisio teraphy di RSCM dibawah konsultasi dokter rehabilitasi medis, dr. Luh, udah hampir 1 tahun ini, seminggu 2 kali.

  24. hai… perkenalkan nama saya dea. Saya mengalami keguguran, kemudian saya test torch hasilnya :
    Rubella (IgG) : (+) 65 (IgM) : (-)
    CMV (IgG) : (-) (IgM) : (-)
    HSV 1 (IgG) : 1,74 (IgM) : (-)
    HSV 2 (IgG) : 1,17 (IgM) : 1,31
    Saya tidak mengidap CMV, tapi saya bingung menghadapi virus HSV krn IgM saya poitif. Btw apakah H.Juanda bisa juga utk mengobati HSV. Soalnya utk Obat Herclov yg dijual diapotek cukup mahal harganya dan harus diulang-ulang dan saya juga takut apakah efek samping obat thdp ginjal. Oya saya minta bantuan teman-teman,kalau ada berita mengenai HSV 1,2 dan rubella, tolong ya email ke saya dea_fml@yahoo.com. Anyway, thanks banget ya buat sharing-sharingnya,sangat membantu. Bye

  25. khoirul burhani @ 2008-03-29 15:07

    Allahu Akbar. Rasulullah saw menyatakan, setiap penyakit ada obatnya.

    Saya ingin kabarkan kepada Bapak ada ahli spesialis TORCH, yaitu Ir. HA. Juanda.

    Silakan kunjungi website beliau http://www.spesialis-torch.com

    Mudah-mudahan, Allah swt memberikan jalan keluar yang terbaik.

    Khoirul Anam Burhani

  26. met kenal semua..
    H juanda itu prakteknya dimn aja?blh tau alamatnya gak?periksanya mahal gak?
    saya lg merencanakan kehamilan krn udah 2,5thn blm dikaruniai momongan.br aja saya periksa dr lab&hslnya cmv IgG nya positif kons : 40.cmv IgM :negatif saya minta bantuannya ya siapa yg tau tlg ksh tau saya keemail saya : pipit_aimee@plasa.com.krn saya tkt bgt&kpikiran apa saya gak cepet2 punya momongan krn cmv IgG saya positif.tolong ya….

    makasih semuanya

  27. agungudik @ 2008-04-23 08:45

    @Mbak Pipit …..

    Terima kasih atas comment yang masuk ke Blog saya.

    Memang betul, TORCH (TOkso, Rubella, Cmv dan Hsv) adalah momok yang menakutkan, bisa menghambat kehamilan, merusak janin bahkan merusak fungsi otak.
    Dan sudah tepat anda melakukan test darah untuk mendeteksinya, dan mestinya dokter anda akan meresepkan sebuah obat seperti Gancyclovir atau sejenisnya yang harganya bikin kantong kempes seketika :-)

    Untuk mencari alternatif yang harganya tidak semahal obat apotik serta tidak adanya efek samping, sudah tepat pula apabila anda pergi ke pak Juanda.

    http://www.spesialis-torch.com

    Alamatnya :
    Komplek Perumahan Indra Prasta
    jl.Sutiragen 9 no.5 tlpn.0251 341094
    Bogor

    Obatnya, selama 1 bulan untuk orang dewasa, akan menghabiskan 2 botol ukuran aqua 1 L, dengan harga 600 ribu. Biasanya, diminum tiap pagi hari berturut-turut selama 3 bulan, setelah selesai 3 bulan, baru kemudian test darah lagi untuk melihat apakah TORCH masih ada di dalam tubuh kita atau tidak.

    Untuk denah, sebagai gambaran :
    Setelah kita keluar tol Jagorawi (dari arah Jakarta), anda belok kanan lurus menuju Mall Jambu Dua.
    Ntar di depan Mall Jambu Dua ada lampu merah, anda belok kanan untuk memasuki komplek perumahan Indra Prasta. Anda akan dipandu oleh baliho yang bergambar pak Juanda dan ada tulisan TORCH yang besar.

    Oh ya, anda lebih baik telpon dulu untuk mengetahui jadwal praktek pak Juanda di Bogor. Karena beliau hanya praktek 1 kali dalam sebulan.

    OK mbak, selamat berjuang dan jangan berkecil hati. Banyak orang2x yang senasib dengan anda, dan akhirnya bisa teratasi.

  28. imam musjab @ 2008-05-23 14:57

    Saya mempunyai anak yang baru berusia 10 hari terlahir microsephalus, kepala kecil, tidak bisa nangis keras, hanya sangat pelan….please sharing kemana saya harus mengobatinya? dokter menyarankan untuk bedah syaraf ke rscm namun harus menunggu s/d usia 3 bulan karena dia terlahir dengan berat hanya 2.3kg
    mohon sharingnya

  29. hallo…. aku cuma mau nanya, apakah ada komunitas TORCH. kalau boleh tau apa nama website-nya….. atau alamat yang lain, makasih?

  30. Sofni Yulianti @ 2008-06-20 09:59

    Saya ingin berbagi lagi,,,
    Untuk para calon ibu yang mengidap TORCH sebaiknya ditunda dulu kehamilannya karena pengalaman saya setelah Anak Saya ADIS meninggal kami ingin segera punya momongan walau sudah dikasih tahu DSoG untuk tidak hamil dulu sampai TORCHnya negatif, tapi akhir Februari 2008 saya posistif hamil. Selama hamil saya mengkonsumsi obat anti virus TORCH selama 1 bulan setelah saya ketahuan hamil dan tgl 23 April 2008 saya keguguran. Dari umur kandungan saya ukuran bayi saya tidak sesuai dengan janin seumurannya. Janin saya ukurannya cuma +/- 5 cm. Dia keluar masih dalam keadaan utuh, sudah hampir lengkap, kepala, tangan badan dan kakinya sudah jelas.
    Jadi untuk saat ini saya belum berani hamil sebelum test TORCH menyatakan CMV dan Rubella negatif.

  31. ass. wr. wb.
    yth. pak agung, sy mhn informasi nama prof dr rscm yg menangani anak bpk. sbg informasi anak sy “hanif” jg mengalami microsephalus. anak sy lahir prematur, usia 32 minggu, berat 1,6 kg dan di rawat di rs selama 1 bulan (perina). sekarang hanif berusia 9 bln dan baru bisa tengkurap. utk itu sekarang menjalani fisiotherapy 3x seminggu. tks

  32. agungudik @ 2008-07-22 10:22

    # Pak Agus ….
    Proffesor tsb sepertinya sekarang udah pensiun, soalnya udah sepuh.
    Sekarang saya konsult ke dr. Hardiono Pusponegoro (sama2x dokter di RSCM dan sama2x ngajar di UI Salemba)

    dr. Hardiono Pusponegoro
    Klinik Anakku Kelapa Gading.
    Jl. Bulevar Kelapa Gading Blok LA 6 No. 34-35,
    Kelapa Gading Permai 14240.
    Telepon 4502355-4502356-70790055,
    Fax 4513263

  33. Ita Juwita @ 2008-07-25 13:03

    Halo…. nama saya Ita, saya jg mempunyai baby yg terkena cmv IGg 23. Dia selalau kejang & sekarang saya mencoba ramuan herbal Pak Juanda dan sudah berjalan 1 bln. Alhamdulillah bayi saya (Raihan) sudah bisa tengkurap( di usia 4 bln 13 hari) dan sekali-kali berbalik sendiri di usia nya saat ini 5 bln. yang saya khawatirkan kenapa kejang nya ngk hilang2? saya bingung juga…
    Oh ya… kepada teman2 yg senasib dengan saya…. coba deh ramuan herbal Pak Juanda.
    Ngomong2 Pak Agung apa kabar? gimana kbr anak nya? gimana dg perkembangan nya????

  34. masyawan @ 2008-07-29 14:36

    ass.wrwb

    pgn bagi pengalaman..

    anak saya terinfeksi rubella dan cmv juga trombositopheni..

    ngeliat pengalaman yang ada dan banyak memang obat dari Doktor Juanda ini sepertinya Bagus-Manjur… sampai banyak netter yang berani berseru atas nama Allah : Allahu akbar ! cuma sayang nya saya sendiri gak sanggup terlalu mahal!! untuk membelinya.. Doktor Juanda CS ini : Terlalu komersil dan hanya berorientasi untuk orang mampu… semua di komersilkan dari mulai seminar – konsultasi – obat – lab dan lain2… gak beda seperti dokter2 spesialis di jakarta.. bahkan hanya untuk nanya informasi aja mereka mengharuskan ikut seminar.. Saya bukan ahli agama islam tapi saya pernah dengar bahwa ilmu itu bukan untuk di jual mahal.. saya mengetuk hati para netter yang memiliki hubungan langsung dengan DR. Juanda.. mohon lah mereka berorientasi pada Orang yang gak Mampu juga.. Berbisnis silahkan tapi diluar sisi komersil ada juga sisi non komersil utk org2 yg kurang mampu… bukankan saya perhatikan dari seminar – akomodasi – sampai kendaraan pribadi dan para tim DR juanda .. sdh Mewah bahkan terlalu mewah.. adakan juga seminar untuk kalangan krg mampu dan obat muarah.. Allahu Akbar.. Allah Maha Mengetahui.. .

    saat ini anak kami diterapi setiap hari dgn menggunakan tenaga dalam semacam perana di sekitar ters jalan jakarta bandung dengan biaya alakadarnya sesuai dgn keadaan keuangan.
    alhamdulilah IgG CMV dari positiv sdh Negatif
    tapi Rubelanya masih belum berubah

    terimakasi
    Wassalam.wr.wb

  35. Hi semua..
    saya mau curhat nih. Saya juga sama seperti kalian juga, begitu anak saya lahir, 14 hari kemudian anak saya rawat inap krn kejang. setelah di CT scan ternyata batang otak anak saya tidak berkembang sempurna, bahkan kemungkinan kalo enggak TORCH ato HIV. Ya Allah cobaan apa ini sy sempet shock mendengar HIV penyakit yg menakutkan, tp setelah di cek HIV alhamdulillah hasil negatif. Ternyata setelah di cek, Saya sbg ibunya menderita TorchH yg sangat tinggi yaitu toxonya, dan sedang dlm masa terapi oleh dokter kandungan. DR anak saya yg di batam merujuk untuk ke Dr. Hardiono di klinik Anakku. Saya tinggal di Batam, setelah di rujuk kami lgs menemui dokter tsb. setelah di cek ulang MRI. Seperti pasien lainnya juga dokter hardiono memberikan vitamin otak, fisioterapi di RSCM selain itu juga kami menjalankan alternatif yaitu Terapi di Nursyifa dia menggunakan media dzikir. Memang pertumbuhannya tidak spt anak seusianya, sekarang sudah 1thn. Dia blm bisa tengkurap, duduk, ato merangkak. Krn kami di batam saya di bekali pelajaran fisioterapi di RSCM. Dlm 2-3bln kami tetap ke jkt untuk ngecek perkembangannya. Tidak drastis sih perubahannya, walaupun tengkurap hrs di bantu, klo di dudukin sudah bisa menyanggah, dan mulai tenang, kakunya jarang. Memang hrs sabar, bagaimanapun juga Allah memberikan kita cobaan ini artinya kita mampu. Ada yg pernah berobat ke pak Juanda, dia praktek juga sih di Batam, ada perubahan gak ya setelah minum ramuan tsb, minta info2 dong para pembaca? Insya Allah sy mau ke RSCM lg bulan december ini. Kapan2 semua yg curhat disini ngumpul yuk sambil bawa anak2 kita seru kali yee..secara gitu kita curhat bareng.
    rachmi_d@yahoo.com

  36. Tuhan tidak akan membebani suatu kaum diluar kesanggupannya.. (QS. 2: 286)
    dan yakinlah setiap penyakit ada obatnya..

  37. saya mau tanya:
    CMV IgM + 627
    IGG – 0,22
    apakah saya perlu terapi atau tidak ? mohon informasi. terima kasih

  38. salam semua

    saya irawan usia 29th

    mau sedikit share. bbrp bulan terakhir anggota tubuh bagian kiri (tangan dan kaki) saya sering mengalami “tick” yaitu kejang yg terjadi sedikit2, tetapi sering.

    setelah manjalani EEG, ditemukan ada konslet di otak saya. setelah itu sy dianjurkan melakukan tes untuk CMV. dari hasil, ditemukan pernah ada virus yang aktif di darah saya. tetapi telah terbentuk antibodinya. sy lupa hasil lab-nya, tp begitulah penjelasan dokter sy.

    untuk pengobatan, mggu depan sy harus menjalani pengobatan dengan cara infus selama 2 minggu.jd selama itulah sy harus opname.

    skrg ini sy baru aktif2nya online untuk mencari segal info ttg CMV dan bagaimana pengobatannya. dari cerita yg sy baca, ternyata cukup banyak ya biayanya?sepertinya tidak ada salahnya juga sy mencoba pengobatan Pak Juanda ya?sebagai alternatif.

    dari yg sy baca, sepertinya umur sy yg paling besar angkanya untuk penderita CMV.ada yg bisa beri info ke sy tidak, apakah nanti virus ini akan bisa menurun pada keturunan sy kelak jika sy punya anak, ataukah penurunan hanya dari ibu?

    terima kasih atas infonya.sy bs dihubungi di irawan_tn@yahoo.com

    warm regards

    irawan-jogja

  39. agungudik @ 2008-12-12 12:49

    @ mbak Titi
    Bedasarkan sharing dari teman2x, walau IgG CMV Negatif, tetapi IgM CMV positif, maka kebanyakan tetap menimbulkan masalah.
    Maka, sebaiknya mbak Titi melakukan teraphy utk menjaga hal2x yg tak diharapkan.

    @mas Irawan
    Berdasarkan penuturan seorang dokter kepada saya, bahwa CMV memang diturunkan oleh ibu. Tetapi, si ibu dapat saja “ditulari” oleh sang suami lewat hubungan sex.
    Maka dokter tsb sangat “mewanti2x” kepada kami, agar test TORCH lengkap baik saya dan istri apabila ada keinginan utk hamil kembali.
    Maka sebaiknya, dituntaskan dulu virus-nya sebelum merencanakan kehamilan.

  40. nancy jogjakarta @ 2008-12-18 11:52

    ikut sharing ya,,,3 tahun lalu saya kehilangan putri saya krn sehari setelah lahir meninggal (bb 3,15 kg badan utuh ga cacat,cesar krn tdk ada pembukaan),setelah di konsultasikan saya tes TORCH hasilnya cmv saya positiv,plasma dan rubella negativ..alhasil saya diobat selama 3 bulan bturut dgn isoprinosine,stimuno dan …vir (lupa) o dr trianto spog RS betesda ,setelah pengobatan rampung saya tdk bole h hamil 3 bulan..saya ikuti sma..dan masuk 6 bulan saya mulai hamil kembali..dr awal hamil s/d usia 9 bulan ke 3 obat tsb seling seling trs diberikan..mahalnya obat tsbt sbnrnya saya ga kuat tp kok ya ada aja rejekinya..akhirnya aprill 2007 lahirlah putra kami..Kebesaran Tuhan (wlupun cesar lagi) anak kami yg sempat seminggu diinkubator krn nafas terlalu cepat akhirnya sampe sekarang 19 bln tumbuh mjd anak yg sehat walafiat dan pintar..intinya sblm hamil test dulu..klo emang positif segera konsultasikan ke dokter sebelum hamil..saya orang yg sudah merasakan hasil dr semua itu..smoga berhasil

  41. bunda nia @ 2009-02-13 00:11

    Assalamualaikum… salam kenal ya, ahamdulillah saya bisa ikut nimbrung kan pak Agung? barusan saya cari tau ttg CMV karena teman sy yg dokter (temannya DSA saya) menyinggung ttg kemungkinan anak saya terpengaruh CMVnya yg mnyebabkan hb anak saya turun terus saat ini.

    Ceritanya cukup panjang.Berawal dari kelahiran prematur,saya pendarahan karena placenta previa di mgg ke32. Salma lahir di RSUD cianjur,cesar,sehat sempurna dg berat 2,3kg, waktu lahir apgar 4, tp hr ke3 sdh aktif semua tangan dan kaki spt bayi usia kdgn normal, mulai hari ke4 kondisinya menurun, entah karena puasa 6 hari atau perawatan yg tidak memadai utk by prematur atau bisa jg krn infeksi pendarahan.Hari ke6 kami pindahkan ke Hermina Bandung, dg diagnosis infeksi dan asfiksia.BB turun jd 1,9kg.Alhamdulillah stlh 10hr di perina salma bisa pulang dg bb 2,3kg. Setelah 20h di rumah salma terkena infeksi lg dg gejala tidur terus dan tidak mau menyusu, km bw ke hermina bdg, bb 2,5kg, 2 hr kemudian salam mulai tidak pipis (BAK) dan udem hingga 3,1kg. hari ke7 kami pindahkan ke RSCM jkt (tgl 23/12/08)dg diagnosa gagal ginjal akut krn hidronefrosis bilateral.Tgl 24/12 salma di nefrostomi,stlh itu sepsis (infeksi) berat hingga kritis (dirawat di ICU anak 7hr), lalu kami pindahkan ke perinatologi selama 16 hari alhamdulillah perkembangannya lbh baik. salma terkena infeksi bakteri dan jamur, kmdn kami berinisiatif utk priksa TORCH jg di prodia tgl 7/1/09 hasilnya anti-toxo IgG(+)42,IgM(-)0.17,anti-rubella IgG(+)74,IgM(-)0.15, anti-CMV IgG(+)37, IgM(-)0.17, anti-HSV2 IgG(-)0.44, IgM(-)0.22. tp tidak ada tindak ljt krn dokter bilang tdk apa2 utk saat itu.
    selain antibiotik,salma jg diterapi dg anti jamur (amphoterisin)selama 14 hari. setelah itu salma dirawat di PTK 7hr dan alhamdulillah bisa pulang tgl 23 jan 09.tanpa hrs pake selang nefrostomynya spt yg kami duga sblmnya, krn itu mukjizat pula bagi kami, ginjal salma berfngsi normal kembali. sehari sblm pulang Salma transfusi lagi krn hb turun. Hb pulang 10,2. Hari ini salma genap 3bln,kami cek matanya, msh immatur. cek darah hb 8,3. minggu lalu hb 9,2. Leukosit di urin tinggi, kmgknn msh ada infeksi. entah spt tb2, DSA dan kami jd teringat hasil cek TORCH bulan lalu. Jadi berbagi kemungkinan bermain dalam otak kami, Ya Allah… beri kami kekuatan. apakah memang msh belum selesai ujianMU pada kami.
    Pak Agung, berdasarkan pengalaman bapak, apakah dari nilai hasil lab TORCH salma ada kemungkinan terpengaruh? Apakah obat herbal H.Juanda bisa untuk bayi usia 3bln?
    Buat teman2 semua, tks atas sharingnya. Paling tidak, kami merasa “we’re nt alone”. Somoga kita bisa saling mendo’akan agar senantiasa diberi kesabaran dan jalan yang terbaik olehNya. Amin….

  42. # Bunda Nia….
    Pertama kali yang ingin saya sampaikan adalah, “BAHWA ANDA TIDAK SENDIRI”. Banyak kok, teman2x kita yang bahkan lebih parah keadaanya daripada anak kita. Seperti yg pernah saya posting juga, bahwa kita wajib bersyukur atas semua ini. Kenapa?
    Karena Allah memberikan kita ladang amal yang cukup luas, yaitu SABAR.
    Dan tentu saja, tidak sembarangan Allah memberikan ujian kepada mahluknya melainkan Allah telah mengetahui bahwa mahluknya tsb akan kuat menjalaninya.
    Sehingga…kita-kita ini termasuk orang-orang pilihan Allah utk uji kesabaran ini. Belum tentu orang lain mampu melakukannya.
    Toh…kita semua ini hanya sementara khan? semuanya udah ada di skenario yang Maha Besar.
    ok, kembali ke masalah pertanyaan Bunda Nia, silahkan mencoba saja berkunjung ke pak Juanda di Bogor.
    Sedangkan utk nilai hasil lab, lebih baik Bunda Nia mencari second opinion dari dokter yang lain.
    Bunda Nia bisa mencoba konsultasi dengan dokter specialist neurologi anak. (Coba Bunda Nia mengunjungi praktek dr. Hardiono Pusponegoro di Klinik Anakku – kelapa gading, http://www.anakku.net/ )

  43. Assalamu’alaikum wr,wb
    nama saya devi umur 23 thn. saya mengalami hal yang serupa dgn anak anda. terdapat virus CMV dalam tubuh saya. setelah saya cari-cari informasi bagaimana cara menyembuhkannya, saya mendapat informasi tentang Ir. Juanda yang ahli mengobati virus tsb. Beliau membuka praktek di Bogor dan berkeliling ke seluruh Indonesia pada waktu2 tertentu untuk mengobati. saya coba untuk mengikuti pengobatan pada Ir. Juanda. Alhamdulillah saya banyak mendapat masukan dari teman2 yg senasib dgn saya. Banyak yang sembuh total dalam 3 bulan setelah menjalani pengobatan pada Ir.Juanda, bahkan setelah 3 bulan mereka cek darah kembali, CMV dinyatakan negatif. banyak diantaranya sudah memiliki anak dan tidak ada masalah pada anaknya. pengobatan ini relatif murah bila dibandingkan kita berobat ke dokter. hanya berkisar 500rb/bln selama 3 bulan saja. saya merasa ada harapan untuk sembuh. mudah2an apa yang sya tulis disini bermanfaat. wass

  44. Ass. Wr. Wb.,
    Perkenalkan nama saya Arief, saya mau minta pendapat/saran, mungkin ada yang bisa kasih pencerahan/penjelasan atau ketenangan kepada saya dan istri saya.
    Istri saya sekarang sedang hamil masuk usia 9 Minggu, pada usia kehamilan 6 minggu diminta oleh dokter kandungan tempat kami konsul untuk test darah (TORCH), karena pada kehamilan sebelumnya istri saya pernah dikuret karena janin bayi kami dinyatakan tidak ada tanda2 kehidupan pada usia 2 bulan oleh dokter kandungan.
    Hasil test darah menunjukkan bahwa untuk CMV : IgG : (+) = 54 dan IgM : (+) = 2.9.
    Dari dokter kandungan kami dikasih obat dan vitamin untuk antisipasi virus tsb dan dokter bilang masih bagus perkembangan janinnya, satu bulan kedepan dianjurkan harus test TORCH lagi. Tetapi dokter ini memberi gambaran akibat virus ini yang membuat istri saya shock.
    Akhirnya kami coba cari second opinion atau bahkan opini dokter ketiga.
    Dokter kandungan kedua, bilang tidak ada masalah karena konsentrasinya masih kecil, dia kasih obat dan vitamin juga untuk antisipasi virus CMV.
    Dokter ketiga menyarankan untuk dikuret/dikeluarkan, karena takut bayi yang lahir akan mengalami kelainan. Dokter ketiga ini yang membuat saya pusing terlebih istri saya, istri saya menjadi putus asa. Saya bingung mesti percaya dokter yang mana???
    Mungkin dari pak Agung atau pembaca ada yang bisa kasih pendapat atau saran. Terima kasih. Wassalam…

  45. hendra kurnia jaya @ 2009-03-06 22:31

    Assalammuaikum wrwb,
    Salam hangat untuk semua saudara/i yang gabung di “rubrik”ini. Mungkin saat ini saya cuma bisa ikut curhat aja, maklum topik ini juga baru dan awam bagi saya.
    40 hari yang lalu anak tercinta saya, Muh.Firdaus El Athalah, 16 bulan, telah berpulang ke hadirat Allah SWT.Tgl 26 Jan 09 lalu, diawali dgn keluhan batuk pilek yang terus sembuh kambuh secara berkala, anak kedua saya itu saya bawa ke RS karena sesak (dahak tdk bisa keluar). Sesaat pertolongan pertama berupa bantuan penguapan diberikan dan anak saya pun langsung bisa bernafas lega. Selang 4-6 jam kemudian, dia tiba-tiba step/kejang tanpa disertai panas tinggi. Dokter pun langsung curiga dan langsung membawanya ke ICU. Singkat kata, hanya berselang 20jam, anak saya tidak bisa bernafas normal shg harus dibantu dgn alat. Keesokan harinya, anak saya di CT-Scan, dan didapati otaknya sdh ODEM berat (bengkak). Dokter langsung mem-”vonis” hanya mukjizat anak saya bisa selamat, itupun akan mengalami kecacatan yg berat. Ya Allah…knp dgn anak saya ini? karena selama ini dia terlihat selalu sehat, lincah dan sangat2 normal tp kok tiba2 kolaps dgn penyakit yg misterius dgn sangat hebat. 24jam kemudian, anak saya pun dipanggil Allah SWT….Innalillahi wa innailaihi rojiun
    Seminggu kemudian saya terima hasil test darah anak saya, dan di situ tertera bahwa anak saya positif IgG anti CMV (117,4).
    Usut punya usut dan konsultasi dgn dokter, akhirnya istri saya pun periksa darah dan diketahui : Anti toxo IgG(MEIA) positif=3,5 IU/mL, anti Rubella IgG(MEIA) positif=201,3 IU/mL, anti CMV IgG(MEIA) positif=>250,0 AU/mL. Dan dalam konsultasi dgn dokter dikatakan bahwa istri saya sudah aman untuk punya keturunan lagi karena sudah terbentuk anti bodi atas semua virus tersebut…..
    Yg ingin saya “sharing”kan :
    - apa benar pernyataan dokter atas hasil tes darah istri saya tsb?
    - kalau memang sdh ada anti bodi, kira2 perlakuan/terapy apa aja yg bsa diambil istri sy untuk memastikan agar virus cmv dll tsb sdh tidak “aktif” lagi?

    Mungkin itu dulu sharing saya….semoga ikhtiar kita semua di-ridhoi Allah SWT. Amien3x

  46. kenalkan saya elly, berapa ya no tlpnya mamanya Azka? saya mau nanya-nanya sama beliau, karena anak kami Rizqu (7bln) juga terkena CMV dan mingu depan akan dioperasi di RSU dr.Sutomo Surabaya. Terimakasih ya sebelumnya

  47. Salam kenal pak,

    Pak bagaiman setelah anak bapak terapy di H. Juanda, apakah ada kemajuan????
    mohon infonya, karena anak saya juga terkena CMV

    Terima kasih

  48. salam kenal

    anak saya arya 6 bulan 15 hari..baru bisa tengkurep di umur 5,5 bulan dan samapai saat ini blum bs balik sendiri..kadang dia mau interaksi tapi kadang dia sama sekali tidak mau melihat ke arah kita walaupun saYA sudah panggil2 namanya..saat lahir 36 minggu arya mengalami masalah dengan refkek hisapnya..jd selama 1 minggu di rumah dia tidak bisa menghisap asi,, hanya menggigit2 saja..akhirnya selama 5 hari dia di NGT dengan selang..saya dilaranag untuk menyusuinya..krn percuma kata dokternya.
    td siang saya ke DR dwi P di RSCM katanya anak saya mengalami keterlambatan motorik..dan saya dianjurkan untuk MRI supaya lebih jelas terlihat ada apa dengan otaknya..rencanaya senen/selasa bsk arya akan test MRI ..saya di sarankan test di RS pondok Indah..selanjurnya terapi akan diberikan setelah diliat hasil MRI Tersebut..tapi dokter tdk menyirih test CMV utk arya..apa nanti ya stlh hasil MRInya keluar..(mudah2an tidak ada sesuatu yg besar..dokter bilang kemungkinan ada masalah di otaknya tp ringan)..memang saya pernah TOXO..dari anak 1 dan 2 , ttp waktu hamil arya di test IGG semua TORCH Positif tp IGM Nya negatif..jd kata Dokter Obygin bayiku aman..tapi knapa arya mengalami keterlambatan motorik? apa mungkin dari IGM negatif bisa berubah menjd positif bl kondisi kita drop, mengingat saya juga mempunyai asma yg hampir tiap bulan kambuh..
    saya berdoa mudah2an arya bisa sembuh total…oya secara fisik dia bagus skali .lahir 2,7 kg skrg sdh 9 kg dh sdh tumbuh 2 gigi..makannya lumyan tp msh hrs encer..yg msh buat aku sedih kl diajak interaksi mata dia suka melengos..

  49. bunda_ade @ 2009-05-14 20:47

    ass,mo tanya
    sebulan yg lalu saat usia kehamilan saya 6 bulan,saya terpaksa melahirkan krn ternyata bayi sdh meninggal di dalam kandungan,tp sebelumnya setahun yg lalu jg saya sempat hamil 7 minggu tp keguguran,dokter mengatakan karena bibit yg tidak bagus.krn ini untuk yg kedua kalinya saya kemudian disarankan oleh dsog untuk test torch.stlh hslnya keluar tnyata igm tokso (-),igg tokso (-),igm rubella (-) igg rubella (+ 128),igm cmv (-),igg cmv (+ 28) saat konsultasi dokter mengatakan saya sudah memiliki antibody untuk rubella dan cmv dan hrs menunda untuk hamil dlm 3 bulan ini,dokter pun tidak memberikan obat apa2 untk sy minum krn sudah tidak perlu lg.kira2 kl saya hamil lg nanti apa keadaan kandungan n bayi saya akan baik2 saja mengingat saya pernah teinfeksi virus ini.apa saya hrs berobat ke pak juanda?soalnya saya jd trauma krn pernah gagal 2x.

  50. @yunibaek
    salam kenal, mbak, saya juga terkena CMV, po IGg. saya pingin berobat ke dokter sunartini dan pingin minta alamatnya. boleh mba??
    trima kash atas bantuannya.

  51. assalammualaikum wr.wb

    salam kenal,perkenalkan saya isti,saya dan suami baru saja di karuniai anak laki-laki,yang alhamdulah tampan dan sehat secara fisik,tapi kami terkejut ketika kami di beritahu oleh dokter spesialis anak kami,kalo ternyata hasil test lab anak kami ternyata terdapat IgG nya (+) 187,7 dan IgM nya (-) 0,11. yang ingin saya tanyakan,sekarang kan usia anak kami masih beberapa hari(baru saja lahir) apakah nanti akan terjadi gangguan motorik pada anak kami?jika kami mengikuti pengobatan herbal H.Juanda apakah anak sekecil itu bisa ikut terapi?kami tidak ingin sampai terlambat menangani,apalagi ini anak pertama kami yang sangat kami harapkan. mohon informasinya.

    o iya,pak agung mohon informasi alamat millist anda juga agar kami bisa ikut sharing besama sahabat2 yang lainnya. terima kasih.

  52. Juni Fabian @ 2009-10-05 22:48

    saya juga mempunyai pengalaman yang hampir serupa. Cuma waktu di fisiotherapy 3xseminggu selama 1 bln itu anak saya mengalami perkembangan yg luar biasa-dari kepala yang tdk bisa tegak waktu tengkurap jadi bisa duduk sendiri walau sempoyongan. Cuma sampai sekarang (11 bln) anak saya belum bisa bicara-kami belum sampai therapy bicara karena dia sering sakit batuk pilek. Mudah2n kami tetap bisa membiayai therapy2 tsb mengingat keterbatasan biaya dan waktu…..

  53. @bunda_ade
    Ass Bunda Ade…
    Saya mempunyai masalah yg persis sama dgn bunda Ade. Igg (+) di Rubella dan CMV. dan pernah keguguran 2 kali jg di usia 6bln (meninggal di dlm) dan 1,5 bln. Sy pernah minum obat dokter, tp hslnya naik turun, dan pernah jg terapi di Juanda 3 bln, tp stlh di cek hslnya sama aja.
    Mohon sharing ya bunda skrg kondisinya gmn dan udah b’obat apa aja? Krn sy sdh ingin sekali hamil lg, tp msh trauma. Thx be4 (i_cha17@yahoo.com)

  54. Salam kenal,pengalam saya tahun kemaren saya dinyatakan +hamil sampai kandungan saya menginjak 2 bulan,dokter menyarankan harus dikuret karena tidak berkembang.Tp pada saat saya hamil,dokter tdk menyarankan saya u/periksa TORCH sampai akhirnya dikuret.setelah 6 bln kemudian saya kembali lagi memeriksakan diri ke dokter,karena tanda2 kehamilan belum jg datang…pada saat itu dokter br sarankan saya u/periksa TORCH dan hasilnya (+ 100)CMV..yang saya sesalkan kenapa dokter tdk menyarankan dari awal kehamilan saya,malah setelah tindakan kuret baru ada pemeriksaan lab….kecewa,tp mo gimana lagi sdh terjadi.saat ini saya berobat ke alternatif u/segera hamil….Doain yach….

  55. bunda titin @ 2011-01-06 15:15

    alhamdulillah makasih atas infonya papa azka…..pengalamannya dapat menambah informasi untuk saya yang hidup di kampung Pacitan…insyaalloh azka bisa mandiri dan selallu membawa hikmah disetiap perkembangannya..aaamin

  56. Saya seorang ibu yang mempunyai anak berumur 1.9 bulan,lahir bb normal 3.2kg setelah 4 hr lahir dia kuning dan dokter mengatakn udah kejang,berbagai pengobatan sudah dijalankan tapi hasilnya nihil,malahan sekarang anak saya mengalami kemunduran,yang tadinya bisa tertawa bermain,minum susu di botol tapi sekarang pandangannya justru hampa,setiap saat merengek terus,seperti merasakan ada sesuatu di dalam tubuhnya yg dirasakn,badannya mengeras semua,seperti kayu,suka mengejan,dan mengejang,saya sudah putus asa sekali,hanya pasrah saja,dan minta bantuan pertolongan saja,semoga ada mujijat untuk kami

  57. tri yani @ 2011-04-06 09:30

    saya usia 27 th,sudah menikah 1 th 2 bln cek dilaborat anti-rubella IgG + konsentrasi 99 dan anti CMV IgG konsentrasi 24. maksudnya ap ya?tlong penjelasannya dan saya hrus bagaimana? terimaksih

  58. bunda anak saya juga baru umur 5 bln ini ketahuan, awalnya kamintidak curiga krn perkembangan motoriknya msh normal hy berat badannya yg dibawah garis.tapi putri sy mengalami demam panjang selama 1 bulan sehingga harus dirawat dan baru ketahuan kena CMV…subhanallah kami merasa ini adalah ujian Allah setelah anak pertama kami juga meniggal krn rubella. saya yakin Allah memberkan ujian ini kepada kita krn kita insyAllah akan bisa melaluinya…

  59. Assalamualaikum…
    saya juga seorang penderita TORCH, sudah 3 tahun menikah tetapi belum hamil juga. Sudah 4 bulan ini saya berobat di tempat pak Juanda. Alhamdulillah kadar IGG Toxo, IGG Rubella dan IGG CMV saya sudah turun drastis tetapi memang masih positif terinfeksi, sehingga pengobatan dilanjutkan sampai maksimal 6 bulan. Mudah mudahan setelah 6 bulan hasilnya bisa negatif dan bisa segera hamil.

  60. abunaqib @ 2011-09-13 19:01

    Salam
    Bapak Ibu semuanya….!
    Anak saya yang kedua (Rania) sekarang berusia 7 bulan kurang seminggu. Dulu terkena CMV, sudah pengobatan lewat infus Gancyclover selama dua minggu pada usia kurang dari dua bulan. Sejauh ini, perkembangannya alhamdulillah baik. Pada saat sebelum pengobatan dulu virus itu sudah menyerang liver yang menyebabkan kuning berkepanjangan sampai 3 minggu lebih. jaringan mata juga ada yang rusak setelah ke spesialis mata. Sekarang alhamdulillah, hasil pemeriksaan dr. mata sudah tidak ada lagi kerusakan baru, dan secara fisik matanya juga sudah bisa merespon secara normal. sekarang dalam usia 7 bulan kurang seminggu, sudah bisa duduk, bahkan sudah mulai minta berdiri. Namun pada saat periksa ke dr. spesialis tumbuh kembang -ketika itu batuk dan flu- kekhawatiran dr. adalah mikrosevalos, itu karena sejak 1 bulan tengkorak kepala sudah tertutup, rasionalnya sel otak tersebut (lunak) apa bisa menembus organ keras, akibatnya sel-sel otaknya sudah tidak dapat bertambah lagi, yang bisa hanya pergantian: yang rusak diganti sel baru. karena itu yg penting kata dr. tumbuh kembang adalah memaksimalkan pertumbuhan otak dengan diberikan nutrisi vitamin untuk otak dan selalu memberikan stimulus perkembangannya sesuai dengan usia perkembangannya
    Meski kami orang tua selalu pasrah pada Allah, namun kami sering khawatir terhadap pertumbuhan Rania, ketakutan kami adalah mikrosevalus.
    Kami minta doa dan dukungan semuanya agar anak kami bisa tumbuh dan berkembang normal fisik dan mental, amin.
    Oh, ya. untuk para orang tua yang kebetulan mengalami hal serupa, hendaknya fisio terapi bisa dilakukan sendiri dengan berpedoman pada buku panduan. Ada buku yang berjudul Deteksi Dini Tanda dan Gejala Penyimpangan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak yang diterbitkan oleh UK Tumbuh Kembang Anak dan REmaja IDAI Jatim. Sebab terapi itu perlu dilakukan tidak hanya sekali/dua kali seminggu, tetapi terus menerus, mulai anak bangun tidur sampai tidur lagi.
    Semoga ini menjadi amal kita para orang tua yang mendapat cobaan serupa. Amin

  61. saya sangat bertrimakasih dengan pak agung. dengan adanya forum komununikasi ttg torch ini. saya wulan, tanggal 5 des 2011 kemarin keguguran,hasil diagnosa dokter janin saya tidak berkembang. dokter meminta saya untuk melakukan tes lab-torch. kemudian setelah tes lab -torch, hasilnya:
    toxoplasma IgG 99(+) dan toxoplasma IgM (-)
    rubella IgG (-) dan rubella IgM 41(+)
    CMC IGG (-)
    CMV IGM (-)
    berdasarkan hasil lab, dokter menyarankan untuk diobati virusnya tersebut dengan resep valtrex 500mg dan isoprinosin (harganya pun sangat mahal), menunda kehamilan dulu sampai bersih.
    yang ingin saya tanyakan kepada pak agung, adakah pengobatan tradisional untuk torch ini (perlu diketahui saya tinggal di wilayah depok)mengingat obat yang saya beli di apotek harganya tinggi sekali.
    oya, pak agung. saya doakan untuk putri bapak semoga dia tumbuh sehat seperti anak2 lain…amin yra.

  62. Assalamu’alaikum..
    Saya juga mau sharing, Bulan Maret ’11 kmarin saya keguguran 2 bulan krn janin tak berkembang. Hasil tes TORCH Mei ’11: Igg Rubella 118 & Igg CMV 109. Mulai Agustus ’11 minum ramuan herbal Aquatreat H. Juanda hingga saat ini (Januari ’12). Kmrn bulan Des ’11 sempat cek TORCH lg, memang ada penurunan Igg Rubella 82.2 & Igg CMV 95. Saya & suami selalu minum ramuan 120ml/hari, krn virus rubella itu jg menginfeksi pasangan. Pengobatan hingga 6 bulan dr pertama kali minum.
    Menurut H. Juanda, ramuan tsb bisa diminumkan bahkan pd bayi yg baru lahir dgn dosis khusus (sangat aman krn tanpa campuran kimia/bahan pengawet). For info, saya beli di markasnya yg di Bogor, ramuan jenis kental 1.5 ltr (hrs dioplos air putih 1 banding 1) = 750rb. Harga tsb memang cukup mahal, namun obat2an dokter jauh lebih mahal & penuh unsur kimiawi..
    Pilihan memang kembali pada Anda masing2. Smoga kita semua segera bebas dari infeksi TORCH ini. Aminn..
    Wassalam.

  63. Assalamu’alaykum, salam kenal
    saya mau ikutan share juga dengan Bapak Ibu sekalian, anak saya yang ketiga alhamdulillah lahir sehat, normal melalui operasi caesar pada 14 feb 2011 kemarin, perkembangannya pun normal sperti umumnya bayi2 yg lain, padahal selama hamil saya dan suami agak trauma juga karena waktu tes TORCH di awal kehamilan hasilnya Igg Toxo dan CMV nya positif, khawatir sekali dgn hal tsb karena anak kami yg kedua mengalami gangguan pendengaran sehingga harus memakai alat bantu dengar, menurut dokter tidak perlu diberi obat karena infeksinya sdh lampau, namun sebagai manusia kita harus tetap berikhtiar yang terbaik dan hasilnya kita pasrahkan pada yang Maha Kuasa, saya berobat ke Pak Juanda dari usia kehamilan 3 bulan sampai anak saya berumur 3 bulan, alhamdulillah Igg nya berkurang sekali, dan saya juga minum chlostanin maternity (khusus ibu hamil) dari produk PT. kompak, itu mengandung lesithin kedelai yang baik sekali untuk janin dan menjaga Ibu Hamil tetap fit. Memang cobaan terberat kami adalah di anak kedua yang waktu kehamilannya sy tdk cek TORCH dan dokter juga tdk menyarankan. Namun semua tetap harus kita syukuri dan selalu berusaha yang terbaik. Semoga Azka makin baik perkembangannya, amin.

  64. isti :
    assalammualaikum wr.wb
    salam kenal,perkenalkan saya isti,saya dan suami baru saja di karuniai anak laki-laki,yang alhamdulah tampan dan sehat secara fisik,tapi kami terkejut ketika kami di beritahu oleh dokter spesialis anak kami,kalo ternyata hasil test lab anak kami ternyata terdapat IgG nya (+) 187,7 dan IgM nya (-) 0,11. yang ingin saya tanyakan,sekarang kan usia anak kami masih beberapa hari(baru saja lahir) apakah nanti akan terjadi gangguan motorik pada anak kami?jika kami mengikuti pengobatan herbal H.Juanda apakah anak sekecil itu bisa ikut terapi?kami tidak ingin sampai terlambat menangani,apalagi ini anak pertama kami yang sangat kami harapkan. mohon informasinya.
    o iya,pak agung mohon informasi alamat millist anda juga agar kami bisa ikut sharing besama sahabat2 yang lainnya. terima kasih.

    bu isti, apakah ibu jadi memberikan terapi anak ibu di h juanda? anak saya usia 5 bulan juga terinfeksi CMV. mohon jawabannya ya.

  65. ass, bu isti salam kenal sy puspa.anak sy jg terkena TOXO IGg 41 dan CMV IGg 39. anak sy perempuan lahir BB 3,2 kg skrg udh 2 bln alhamdulillah udh bs nyangga kepala. anak sy ketahuan saat dia umur 15 hr,jd sy lsg bergerak cpt.anak sy test telinga, mata dan USG kepala. alhamdulillah semua normal. anak sy jg minum ramuan pak juanda udh 1 hampir i bln dgn dosis 30 ml/hr. anak sy minum ASI jd sy jg minum ramuan tsb.rata2 toxo nya turun klo udh 6 bln ttp tergantung jg kadar IGg nya jg.bu isti hrs bergerak cpt mengingat toxo sangat berbahaya.pokoknya kita hrs jg kesehatan dan kebersihan diusahakan anak jgn sampai sakit selama toxo nya blm turun. sy jg takut,cemas jg bu.semoga anak ibu sehat, dan normal.

  66. @ryan
    ass. salam kenal semua. anak saya kenzie, juga positif kena CMV, lahir dengan berat baan rendah, yakni 2000gram, dan matanya ketika lahir kuning. lalu ketika di tes darah, positif igg cmv. anak saya lalu menjalani gansichovir (maaf bila penulisanya salah), terjadi peradangan hati dan hampir 50% badanya terdapat toh (alhamdulillah bisa hilang kata dokter dikemudian hari, mengingat sebgaian wajah anak saya terdapat toh). sekarang umur anak saya hampir 4bulan. namun belum bisa memiringkan badan sendiri, dan beratnya sekarng 3000gram. saya bingung dan ketakutan, setiap mengingat kondisi anak saya, saya hanya bisa menagis. saya selalu was2 akan tumbuh kembangnya. apakah ket$ pak juanda bisa menyembuhkannya?
    lalu apa gunanya gansi? trus penggunaan obat dari pak juanda ini dikonsulkan dulu ke dokter. mohon balasnya

  67. Bismillah,

    ikut sharing ya..
    putri kecil saya 9 bulan lahir prematur, 2kg, pecah ketuban di minggu ke35. belum lama ini opname di RS pengobatan pake gansiklovir selama 8 kali dosis infus kecil 4 hari.
    IGG cmv 600-an, sedang saya IGG cmv 100.

    bagi para orangtua, waspadai ya kalo si kecil pernah kejang segera saja ke dokter spesialis anak/tumbuh kembang anak.

    Sikecil pernah kejang, cuma sebentar sekali. kemudian perkembangannya lambat. usia 9 bulan masih ngesot3 belum bisa duduk sendiri, meskipun kalo diajak duduk, dia sudah bisa menahan badannya sendiri respon organ mata, pendengaran, refleknya masih bagus. Usai cek di RS.

    Si kecil divonis atrofi cerebri ringan, penyusutan otak, meskipun dari hasil ctscan kepala dikatakan normal semua, tapi ubun2 katanya agak melebar dan flek paru. sampai detik ini si kecil masih tampak seperti bayi normal lainnya. ceria,aktif, dan nafsu makannya bagus.

    Pengobatan flek paru saya hentikan, karena hasil tes manthoux aja negatif, dan si kecil juga belum pernah batuk pilek ataupun sakit2an. Makannya sudah mulai lahap. hanya saja memang berat badannya masih di bawah kurva.

    sekarang beralih ke pengobatan herbal.
    1. Saya berikan propolis 2 tetes 3xsehari,madu asli,
    2. Saya berikan obat herbal pak juanda rutin 30ml pagi hari usai bangun tidur sebelum minum ASI. Dan butuh ketelatenan.Karena si kecil belum mau minum pakai Dot, jadi saya suapi pake pipet kecil. :)…(*kebayang kan betapa lamanya :)).

    dan saya sendiri sebagai ibu, minum pula herbal pak juanda, propolis, madu, sarikurma, dan minyak habat.

    Sebagai orangtua, kita musti telaten, sabar dengan apapun kondisi sang anak. Yakinlah bahwa proses tumbuh kembang otak anak itu sangat luarbiasa, jadi kalopun divonis macem2,. yang penting terusss berusaha memberikan stimulus,rangsangan berbagai macam, termasuk fisioterapi.

    si kecil saya berikan berbagai macam permainan, koleksi buku2 berwarna, saya ajak dia bicara berinteraksi, jalan2 mengenal alam sekitar, saya coba ulang2 kata-kata benda tersebut, setiap pagi,sore saya latih, pijit2, gelitik, pokoknya apa aja bisa jadi pembelajaran buat dia.

    meskipun si kecil cuma melongo, mungkin belum tau apa2, tapi ternyata yang saya amati, dia sekarang makin aktif ngocehnya. dan responnya pun luarbiasa, bahkan tidak menyangka kalo dia divonis macem2.

    Mudah-mudahan ada yang bisa menjadi inspirasi bagi para ibu di sana yaa….:)

  68. Ass. Wr. Wb. Salam kenal pak agung dr sy ibu Santi,sidoarjo. Sy jg punya kisah yg sama. Putra sy, Farhan, 3bln jg kena cmv. Sjk usia satu minggu Farhan sdh bolak balik opname. Mulai dr kuning(usia seminggu), pneumonia (usia 2mggu), kejang tanpa demam(29hari). Farhan ditangani oleh dr sp syaraf anak di surabaya, stlh tes darah, diketahui cmv igg+ 88. Oleh dokter tsb hasil tes ini diabaikan, diblg gak papa. Malah disuruh EEG+MRI, hasilny ada selaput otak yg tdk terbentuk sempurna. Kesimpulan dr kejangnya dr itu. Stlh pulg dr rumkit Farhan msh serg kejang. Dua minggu terakhir dia demam& opname lg. Tp dokter blg smua normal, panasnya dr apa tdk tau, akhirnya sy bw pulang paksa. Dirumah Farhan msh serg demam naik turun. Sbg ibu sy merasa ada sstu pd anak sy, akhirnya sy cr second opini ke prof. Sugeng Sugiyanto. Dr situlah kami baru paham bhw semua sakit yg diderita Farhan adalah rangkaian gejala CMV. Direncanakan terapi gancyclovir lwt infus slama seminggu. Akhirnya sy browsing &menemukan catatan pak agung. Ternyata sy tdk sndr ya? Smg share ini bs saling menguatkan kita orgtua yg memiliki buah hati dgn anugrah penyakit yg sama. Sy yakin kekuatan maha besar adalah Allah. Mari sama2 berdoa utk anak2 kita.. Wassalam

  69. Lenny Setiawati @ 2013-01-09 14:29

    Assalamualaikum Pak Agung
    Alhamdulillah sy menemukan sharing ini di internet, semula saya tidak tertarik dg hal yg berhub dg internet,
    tapi mengingat anak saya jg mengalami hal yg sama dg anak bpk,jadi saya coba utk browsing.
    sd saat ini anak saya berumur 8 bulan tp belum bisa tengkurep . bisakah bpk memberikan informasi kpd saya apa saja yg harus dilakukan selain fisioterapi? apkah ada telp yg bs dihubungi?

    Wassalamualaikum wr wb

  70. asalamualikum wr wb

    saya mau sedikit curhat dan share neh
    anak saya baru saja dilahirkan lebih kurang 13 minggu yll, alhamdulilah sehat
    pada saat baru berusia 3 hari anak saya dilakukan test darah untuk, dan didapat bilirubinnya normal
    namun pada menjelang memasuki usia mungkin 5 minggu , mata anak saya menguning namu saya pikir hal yg biasa, menjelang umur 13 minggu , dokter anak memriksa matanya dan disarankan untuk test darah, bilirubin direc dan indirect, sgpt dan sgot…dan hasil cukup mengejutkan, karena diluar ambang batas, dan ahirnya dokter memutuskan untuk pemeriksaan lanjutan, TORCH dan hepatitis setelah 3 hari menungu teryata hasilya menunjukan anti CMV IgG (+) :28 dan ANti CMV IgM(+): 0.91… dan sore ini baru akan kami konsultasikan ke dokter anak…mudah mudahan bisa segera di lakukan tindakan…doakan kami ya…

  71. meiliyani @ 2013-05-01 12:36

    @abunaqib siang pa”< kebetulan saya mengalami case yg serupa pada anak saya. deteksi mikrosefalus dan cmv. bleh minta alamat emailnya pa" sekedar untuk sharing dan ingin tau jg penangannya seperti apa untuk kedepannya. saat ini putri saya usia 3 bln. mohon sharenya.terimakash banyak

  72. ikutan share ….
    saya punya anak anak namanya sama persis “AZKA”. Bulan ini genap umurnya 5 tahun. sekarang ini azka di vonis Cerebal Palys Spastic & Mikroefall. Sampai sekarang azka belum bisa duduk sendiri, berdiri, berjalan, berbicara, respon (kadang”). Dan dokter pun sudah memvonis Azka “tidak akan bisa berjalan” “Matanya Buta” “Pendengarannya harus menggunakan alat bantu dengar”. Tapi saya selalu yakin “Kun fayakun”. Mudah-mudahan Allah SWT suatu saat memberikan keajaiban unutk “AZKA”

  73. guslinawati @ 2013-06-18 15:45

    salam kenal….anak ke 2 saya berusia 7 bln,terinfeksi CMV dan rubella ,dan kelainan jantung bawaan dan dari lhr sampe skrng sdh bolak balik msk Rs,2bln dirwt di ICU mitra karena pneumonia,dan 1,5 bln di rwt di ICU harkit dngn diagnosa yg sama,waktu di mitra di Echo ASD Dr.blng fungsi jantungnya sudah menurun ,dan ternyata waktu diharkit ternyata mslh ASD nya masih dlm batas tdk membahayakan berjln nya pertmbhn anak akan menutup sndr,ternyata yg lbh mengagetkan ada kelainan lain yaitu PDA yg harus secepatnya di operasi,dan akhirnya kami pun berencana untuk membawa anak kami pulang ke negara asal papa nya dan melakukan operasi disana,karena untuk anak kesejahteraannya lebih terjamin! alhamdulillah skrng anak ku sudah di operasi………mdh2an stlh operasi sehat selamanya,amin…dan melakukan terapi untuk motoriknya,…sudah bisa tengkurep tp blm bisa mengangkat kepala……..anak sekecil ini harus menderita karena kelalaian ibu nya tanpa cek lab sebelum khml,……

  74. assalamualaikum>.salam kenal utk semua..sy mau sharing walo berat skali utk sy lakukan (krn bila mengingatnya hati sy terasa teriris dan tersayat..tpkalo tdk sy ceritakan pastinya tdk ada hikmah yg bs diambil dr kejadian yg sy alami bgmn dan apa yg harus dilakukan bila anak kita terkena si mahkluk ajaib virus CMV..Awal mula anak kami yg ke 3 yg kami berinama Evelyn Octiva Christianto yg lahir pd tgl 18 /10/2010 lahir dg berat 4,2kg dg persalinan normal dan alhmdulialh cantik,putih,lucu.cuma pd saat lahir tangisnya tdk begitu keras terdengar spt kakak2nya sewkt lahir.dan sy tdk mnghiraukan hal tsb krn sy brpikiran wajar sj kan msh bayi blm bs beradaptasi lingkungan.Pertumbuhan anak kami smp dgn Usia 1-3 bln sangatlah bagus,badannya padat berisi walo cara minum asi nya makin hari sy rasakan cara menyedotnya terasa kurang ( pelan dan sptnya dia merasakan sakit ditenggorokannya wkt menelan asi) tdk spt kakak2nya dl.dan usia 3bln itu hrsnya bs tengkurap dan brceloteh tp trnyata Evel (nama panggilannya)tdk demikian.dan prh pula wkt Evel pilek batuk demam sy bw ke dokter yg cukup trkenal di yogya (prof doktor)dan dianjurkan utk tes lab ( hanya lab darah.sy heran krn dokter yg setingkat senior dan ahli virus jg tdk mengetahui ciri2 bayi yg trkena virus?masyaaloh.kami hy disuruh utk bolak balik yg buth wkt berjam2 hy utk konsul 5 mnit,dg biaya yg tdk murah) lalu bbrp hari kemudian Evel kami bw ke tumbuh kembang anak disalah satu rmh skt trnama diyk,dan ditangani awal mula oleh dokter2 praktek sptnya dan tanpa dilakukan tes hanya kmbli lg bhw Evel tdk bs brkembang krn asupan gizi yg masuk kurang,sy bilang bgmn tdk kurang dok,kalo utk menyedot asi saja anak sy tdk bisa,sy kesini mau tanyakan utk itu knp?jwbnya : ya ibu hrs bs gmn caranya anaknya spy bs minum susu.hhhmmm akhirnya sy plg dg tangan hampa yg awal sy brharap Evel akan dilakukan test lab,ato test apa yg jwbannya bs melegakan sy.mulai stlh itu Evel kami bw kedokter satu ke dokter lainnya brdasarkan rekomendasi dokter2 tsb dan smua kami ambil yg sdh Prof doktor yg kami pikir beliau2 sdh senior dan segra bs menangani apa sih penyakit sebenarnya ygf terjadi pd anak sy,tp semua nihil selama 3 bulan dan kami hitung sdh 14 dokter yg menanganinya..dan tdk ada yg menyarankan utk tes virus.setiap malam Evel hy bs meringkih menangis mungkin merasakan sakitnya..Subkhanalloh anakku,maafkan bunda,tiap mlm tdk bs tidur hanya kalo dia terlupa saja+ 1jam dan sy pun sll trjaga utknya.Smp akhirnya setelah usian Evel 5bln ada dokter yg menyarankan utk fisoterapi selama 1bln dan awal stlh ditangani ada kemajuan tp ditengah bln Evel ngedrop lg dan lemah kondisi mulai menurun,bahkan utk BAB hrs sy bantu maaf dg mengambilnya menggunakan jari krn tdk py tenaga utk mengejan. smp akhirnya disarankan oleh terapis itu utk kedokter prof sunartini ahli virus dan begitu dipegang dokter hanya bilang Evel terkena Flopy (lemah layuh)astagfirullohhaladhim ampuni kami ya Alloh..dan disarankan utk test virus keesokan harinya>dan hasilnya baru akan keluar 5 hari kemudian>Ternyata 2 hr kemudian Evel demam tinggi lalu kami rujuk ke rmh sakit yg awal kami bw dia ketumbuh kembang tsb>dan akan dibw ke ICU krn kondisi memburuk,alhmdulilah 1jam kemudian kondisinya mbaik dan dirujuk dirawat inap bangsal anak masuk ruang inap jam 11 malam.Saat inilah yg tdk bs sy lupakan,malam itu Evel kelihatan cantik bersih dan pandangannya tdk mau lepas dr sy,smbil merintih dia sy ajak utk brdoa.Sungguh malang Engkau anakku yg msh bayi tp sdh merasakan penderitaan.kenapa bukan bunda?slm hati sy terus menangis smbil membalas tatapan matanya,dan smp subuh sy menemaninya dan hy berkomunikasi melalui hati kami..ternyata itu adalah komunikasi bathin kami yg terakhir karena tepat pukul 8 pagi Evel mengalami anval dan 5dokter ahli yg menanganinya…Allohhuakbar..Innalillahiwainnalillahirojiun Evelyn tepat pukul 9.40 hari selasa tgl 26 April 2011 ( usia 6bln,8 hr)dipanggil Alloh Swt mendahului kami>Sungguh hancur hati kami,bahkan hasil lab itu blm keluar tp Engkau telah mengambilnya ya Alloh.Kami tahu ini yg terbaik utk Evel drpd didunia dia akan lbh menderita dg penyakitnya itu.hasil test 2 hari kemudian keluar dg hasil 660 virus CMV yg sdh menggerogotinya,hatinya membesar,dan organnya dlm sdh mengalamin komplikasi smua.Sungguh ajaib hanya kuasamu ya Alloh Evel mampu brtahan hidup dg virus yg sebegt besar hanya krn dia ingin hidup mberikan kelengkapan utk kelaurga kami,sungguh engkau bidadari kecilku yg akan menjemput bila saatnya nanti tiba Evelyn akan sll hidup dihati kami.Setelah kejadian tsb hampir kami tdk mau brtemu dg org2 yg kami kenal krn km tdk sanggup mjwb smua pertanyaan org,sdh bs apa anaknya skrg?dan baru kali ini sy beranikan diri utk menulis dirubrik ini.maaf bila critanya hy sy singkat dan tdk detail.Wassalam,moga sharing ini akan bermanfaat utk semua..

  75. Ass. Salam kenal pak, kisah anda sangat mirip dg Apa yg dialami oleh kakak saya sekarang, kini keponakan saya sudah berusia 6bln dan masih dalam masa pengobatan/terapy, yg ingin saya tanyakan pada Anda, bagaimana kondisi anak Anda sekarang (Azka) mengingat sudah 6thn yg lalu Anda memposting tentang ini. Trimakasih wass.

  76. Permisis saya ita mou ikut sharing kami pasngan suami istri yg bru menikah hampir 3bulan bdan saya srg lemas perut sakit Dan muntah saya kira saya sdg hamil tapi wktu saya kedokter lagana saya ternyta saya didiagnosa teeinfeksi virus cmv,yag saya ingin sharingkan apkah saya bisa hamil soaly km psgan bru ingin sekali hamil dan pnya anak krna sayak anak pertama dan cucu yg pertma dr neneku mksih

    Mbak Ita, alangkah baiknya anda berkonsultasi dengan dokter keluarga anda untuk masalah ini.
    Kalau perlu, carilah dokter lain untuk second opinion.

  77. selamat sore, ijin share & minta solusi ya,,,
    virus ini kena ke anak saya yg berumur 4 tahun, positif kena virus CMV IGG,pernah di rawat selama 20 hari&udah di beri obat antivirus racikan dr spesialis ahli infeksi di rumah sakit tersebut…
    yg ingin sya tanyakan, apakah anak saya bisa sembuh total & virus tersebut bisa mati dengan obat tersebut.

  78. Mo ikut share ni..sblm menikah saya test torch d bln jan 2014..setelah d cek toxo igg(+) 300 dan igm (+) 1.17 dan cmv igg (+) 1103 dan igm (-) kemudian saya mengikuti aquatherapy dr pak juanda bln feb..eh g tau nya rejeki dr allah bulan april udh telat dan setelah d periksa ternyata udh hamil 3 minggu..seneng tp sedih jg..bingung krn takut virus bakal merusak sel2 janin saya..tp suami saya trus optimis..dy selalu menguatkan bahwa kita hrs percaya kepda Tuhan..di balik semua cobaan pasti ada jln keluar. .setelah tau hamil saya dan suami cek kembali k lab ternyata hasilnya toxo igg saya sdh berkurang kadarnya menjadi (+) 29 yg sblmnya 300 dan igm toxo sdh menjadi negatif..tp cmv saya belum turun kadar igg nya masih 1103..tp kami mmasih optimis dan trus berusaha dgn minum herbal h juanda dan obat dokter..bulan dpn kami hrs tes lab lg buat ngeliat kadar virus nya..doakan semoga berhasil y..^^

Add your comment now